Tribun Tanggamus

Dipandang Terlalu Berisiko, Dinas PURP Tanggamus Tak Akan Bangun Jembatan Lagi di Pekon Umbar

Dinas PUPR Tanggamus tidak akan membangun jembatan di Pekon Umbar untuk sungai Way Umbar karena terlalu beresiko ke depannya.

Dipandang Terlalu Berisiko, Dinas PURP Tanggamus Tak Akan Bangun Jembatan Lagi di Pekon Umbar
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Dinas PUPR Tanggamus tidak akan bangun jembatan lagi di Pekon Umbar 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dinas PUPR Tanggamus tidak akan membangun jembatan di Pekon Umbar untuk sungai Way Umbar karena terlalu beresiko ke depannya.

Menurut Kadis PUPR Riswanda Djunaidi, hal itu berdasarkan pengalaman banjir besar, pada 8 November 2018 lalu.

Saat itu jembatan gantung senilai Rp 1,5 miliar hilang tersapu banjir.

VIDEO - Dinas PUPR Tanggamus Jadi Posko Penampung Bantuan Banjir Umbar

Lantas setelah dihimpun beberapa informasi, banjir besar tersebut siklus sungai Way Umbar.

Siklus tersebut datang antara 25 sampai 30 tahun sekali.

Maka jika 2018 banjir besar, maka kurun waktu 25-30 tahun ke depan akan ada banjir serupa.

"Kami lihat kondisi di sana, tidak memungkinan lagi untuk dibangun jembatan, kita belajar dari yang sudah-sudah," kata Riswanda, Jumat 25 Januari 2019.

Sebagai gantinya, maka Dinas PUPR Tanggamus akan membangun jalan melingkar.

Ini dilakukan agar antara pekon induk dan beberapa dusun seperti Sukajadi, Sukamulya, Sukajaya, Gading Arum bisa terhubung dengan sarana infrastruktur.

Kondisi Pekon Umbar sendiri terbagi dua, yakni dusun induk dan beberapa dusun lainnya. Pemisah antar keduanya yaitu sungai Way Umbar.

Untuk saat ini di sana ada jembatan gantung darurat yang dibangun oleh relawan dari Vertikal Rescue Indonesia. Panjang jembatan 80 meter dengan lebar 1,5 meter.

(*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved