Tribun Tulangbawang Barat

Ibu Rumah Tangga di Way Kenanga Bunuh Diri Ditemukan Tergantung di Kamar

Polsek Lambu Kibang mengidentifikasi penemuan mayat seorang ibu rumah tangga (IRT) di Tiyuh Indraloka Mukti

Ibu Rumah Tangga di Way Kenanga Bunuh Diri Ditemukan Tergantung di Kamar
punchng.com
Ilustrasi bunuh diri 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Polsek Lambu Kibang mengidentifikasi penemuan mayat seorang ibu rumah tangga (IRT) di Tiyuh Indraloka Mukti, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat. Mayat tersebut ditemukan pada Kamis (24/1), sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Abdul Malik mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, korban diketahui bernama Marta Margiyanti (25).
"Mayat korban pertama kali ditemukan oleh saksi Roy Martin (29) dan saksi Imanuel (24)," terang Abdul Malik, Jumat (25/01).

Pemuda Kirim Video Rekaman Bunuh Dirinya Via WhatsApp ke Mantan Pacar, Minum Sabun Lalu Gantung Diri

Saat itu, Roy Martin yang merupakan kakak kandung korban, datang bersama Imanuel ke rumah korban yang ada di Tiyuh Indraloka Mukti.

Kedatangan mereka berdua untuk menjemput korban dan membawanya ke Mesuji.
Saat keduanya sampai di rumah korban, mereka memanggil korban tetapi tidak ada jawaban.

"Karena tidak ada jawaban, Roy lalu masuk ke rumah melalui pintu samping dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung di dalam kamarnya," papar Kapolsek.

Selanjutnya Roy dan Imanuel lalu meminta tolong tetangga korban untuk menghubungi personel Polsek Lambu Kibang.

Diduga Skripsi Kerap Ditolak dan Gagal Wisuda, Marolop Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Personel Polsek yang mendapatkan informasi tersebut langsung menghubungi petugas medis dan berangkat bersama menuju tempat kejadian perkara.

"Hasil olah TKP petugas kami dan hasil pemeriksaan petugas medis, penyebab kematian korban adalah murni karena bunuh diri," terang Iptu Malik.

Dari TKP, petugas menyita barang bukti berupa batang bambu dengan panjang sekitar 3 meter, kain jarik warna krem dengan panjang 1,5 meter, 2 botol kecil soft drink, dua lempeng Bodrex dan satu stel pakaian korban.

"Setelah dipastikan korban meninggal karena murni bunuh diri, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini," tandas Kapolsek. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved