Tribun Lampung Utara

219 Pejabat Eselon Lampung Utara Dilantik, Sofyan Resmi Jabat Pj Sekkab

Sofyan ditetapkan sebagai penjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampura, Rabu, 30 Januari 2019.

219 Pejabat Eselon Lampung Utara Dilantik, Sofyan Resmi Jabat Pj Sekkab
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Bupati Agung Ilmu Mangkunegara melantik 219 pejabat eselon Pemkab Lampung Utara, Rabu, 30 Januari 2019. 

219 Pejabat Eselon Lampung Utara Dilantik, Sofyan Resmi Jabat Pj Sekkab 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sofyan ditetapkan sebagai penjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampura, Rabu, 30 Januari 2019.

Pelantikan Pj Sekkab Lampura tersebut berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 800/268/OTDA, Surat Gubernur Lampung Nomor 800/4502/VI.04/2018 tentang Persetujuan Penjabat Sekda, dan Keputusan Bupati Lampura Nomor 821.21/07/II/38-LU/2019 tentang Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) sebagai Sekretaris Kabupaten Lampura.

"Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan Pak Bupati Agung. Insya Allah, amanah yang diberikan akan saya jaga untuk membangun kabupaten yang kita cintai ini," kata Sofyan seusai dilantik oleh Bupati Agung Ilmu Mangkunegara.

BREAKING NEWS - 10 Tahun Terakhir, 3 Kali Gempa Guncang Lampung Utara

Sofyan berjanji menyukseskan visi dan misi Bupati Agung Ilmu Mangkunegara.

"Kita mengalir. Tentunya, titik berat kita kepada disiplin pegawai," ujarnya.

Sebagai langkah pertama, Sofyan akan mengumpulkan para kepala satker untuk membahas berbagai program kerja di awal tahun ini. 

5 Jam Geledah Kantor Dinas PUPR Mesuji, KPK Juga Sambangi Ruang Sekkab

Selain kedisiplinan, Sofyan juga akan membahas tugas dan rencana kegiatan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) pada akhir masa jabatan Agung.

Sofyan dilantik bersama 219 pejabat eselon di Kabupaten Lampura.

Rinciannya, pejabat eselon II sebanyak enam orang, pejabat eselon III sebanyak 81 orang, dan pejabat eselon IV sebanyak 132 orang.

Bupati Lampung Utara  Agung Ilmu Mangkunegara meminta semua pejabat dapat bekerja dengan baik.

Jika ada pejabat yang kinerjanya tidak memuaskan, Agung tidak segan-segan langsung mencopotnya.

"Dalam melakukan evaluasi, tidak semerta-merta kita memberikan waktu, misalnya tiga sampai lima bulan. Janji saya, walaupun mereka baru dilantik, tetapi ketika (kinerja) mereka tidak sesuai dengan harapan saya, tidak sesuai dengan harapan masyarakat, dan tidak sesuai dengan tupoksi mereka, malas-malasan, ya mereka berhenti," tegas Agung. (*) 

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved