Garuda Blak-blakan Harga Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal dari Internasional

Garuda Blak-blakan Harga Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal dari Internasional

Garuda Blak-blakan Harga Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal dari Internasional
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
ILUSTRASI - Pramugari Garuda Indonesia melayani penumpang yang mengikuti inaugural flight pesawat terbarunya Bombardier CRJ1000 NextGen dari Makassar tujuan Jakarta, Jumat (12/10/2012). Pesawat pertama dari 18 yang dipesan tersebut nantinya akan melayani penerbangan dari HUB Makassar ke beberapa kota di Indonesia Timur di antaranya Ternate, Mataram, Kendari, Surabaya, dan Bali. 

Garuda Blak-blakan Harga Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal dari Internasional

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Akhir-akhir ini masyarakat mengeluhkan soal harga tiket penerbangan rute internasional lebih murah ketimbang penerbangan rute domestik.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah membeberkan alasan kenapa hal tersebut bisa terjadi.

Menurut dia, pada penerbangan internasional para maskapai melakukan strategi marketing yang berbeda.

“Di internasional kita menggunakan bauran produk dan harga yang sangat dalam.

Jadi kita bisa memberikan gimmick, (tarif) bisa satu rupiah atau satu dollar, tapi dalam jumlah seat yang terbatas,” ujar Pikri di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/1/2019) malam.

Kenapa Harga Tiket Pesawat ke Jakarta Lebih Mahal dari pada ke Malaysia?

Pikri mencontohkan, Garuda Indonesia mempunyai kapasitas 30 kursi kelas bisnis untuk penerbangan Jakarta-Amsterdam.

Untuk kelas bisnis itu, perusahaanya mengenakan tarif 3.000 dollar AS.

Jika tingkat keterisian kelas bisnis tersebut mencapai 80 persen, pihaknya bisa mendapatkan penghasilan sebesar 75.000 dollar AS.

Selanjutnya, dari total 300 kursi untuk kelas ekonomi, perusahaanya menjual 100 di antaranya dengan harga 1.500 dollar AS.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved