Tribun Lampung Utara

GDE-Desa Wonomerto Buka Program Kuliah Sambil Magang di Malaysia

GDE Lampung rangkulBumdes Swadesa Artha Mandiri, Desa Wonomarto, memiliki Program kuliah sambil magang di Malaysia.

GDE-Desa Wonomerto Buka Program Kuliah Sambil Magang di Malaysia
kompas.com/dok Jobplanet
Ilustrasi - Kuliah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI UTARA - Gerakan Desa Emas (GDE) Lampung rangkul Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Swadesa Artha Mandiri, Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara (Lampura), memiliki Program kuliah sambil magang di Malaysia.

Program ini sebagai salah satu bentuk peningkatan sumberdaya manusia (SDM) di Kecamatan Kotabumi Utara, oleh GDE Lampung yang merangkul Yayasan Tazaka Jakarta yang bekerja sama dengan Bumdes Swadesa Artha Mandiri, Wonomarto yang saat ini menjadi binaan yayasan Desa Emas.

 “Untuk gelombang pertama kita akan memberangkatkan siswa maupun siswi lulusan baru guna kuliah sambil magang program D1 di Malaysia, kita memilih Desa Wonomarto sebagai langkah awal karena desa ini adalah binaan Yayasan Desa Emas” kata Nanang Hanafi Rojali, ketua GDE Lampung, Jumat 1/2/2019.

Dia mengatakan, program ini bukan hanya untuk Desa Wonomarto semata, akan tetapi berlaku juga untuk seluruh siswa tamatan baru di Kecamatan Kotabumi Utara.

Dan tidak menutup kemungkinan akan terus berlanjut untuk wilayah Lampura.

Kasus DBD Masuk KLB, Diskes Lampura Gelar Fogging Massal

Bu Dendy Istri Tajir dari Tulungagung, Kini Jajakan Makanan di Jalan dan Hitung Uang sambil Ngemper

“Kedepannya akan kita usahakan untuk lebih luas lagi, karena ini sangat bermanfaat sebagai salah satu wujud peningkatan SDM, karena bukan hanya sekedar berkuliah, tapi siswa-siswi tersebut nantinya akan sambil magang di Malaysia,” katanya.

Nantinya mereka akan mengenyam pendidikan diploma satu, sambil magang di salah satu hotel di Malaysia. Disitulah mereka mendapatkan uang pendapatan selama magang, selesai kuliah mendapat ijazah akademi Diploma 1.

Tol Lampung Bakauheni - Terbanggi Besar 140,9 Kilometer Diresmikan Presiden Jokowi Februari 2019

Kepala desa Wonomarto, Waskito Yusika mengatakan, sangat menyambut baik program tersebut, dia menyatakan akan mencari penjamin untuk keberangkatan calon para mahasiswa tersebut dengan sistem potong gaji.

 “Bumdes Swadesa Artha Mandiri dalam hal ini akan mengupayakan penjamin bagi para calon mahasiswa tersebut, dengan pemotongan honor mereka setelah magang di Malaysia, tentu sebagian dana ditanggung oleh pihak keluarga. Ini untuk menjaga komitmen para calon mahasiswa tersebut ” jelas Waskito.

Kini Beredar Potongan Video Yang Gaji Kamu Siapa, Menkominfo Rudiantara Buka Suara

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved