Tribun Tanggamus

3 Kali Cabuli Keponakan, Prilaku Paman Terungkap saat Si Bocah Mengadu ke Ayah

pelaku mencabuli korban sebanyak tiga kali. Bocah tersebut akhirnya mengadu ke ayahnya karena mengeluh sakit saat akan buang air kecil.

3 Kali Cabuli Keponakan, Prilaku Paman Terungkap saat Si Bocah Mengadu ke Ayah
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - HR (60), warga Dusun Trimuryo, Desa Gerning, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran ditangkap tim gabungan unit PPA, Tekab 308 dan Intelkam Polres Tanggamus dipimpin Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Tanggamus Inspektur Satu Ramon Zamora, Selasa (5/2). Ia ditangkap karena mencabuli keponakannya masih berusia sembilan tahun.

Kasatreskrim AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto mengatakan,
pelaku mencabuli korban sebanyak tiga kali. Bocah tersebut akhirnya mengadu ke ayahnya karena mengeluh sakit saat akan buang air kecil.

Tersangka Pencabulan Anak Berupaya Kabur Saat Disergap Polisi Polsek Abung Selatan

"Terakhir yang diingat korban, pencabulan dialaminya 5 Januari, dilakukan tersangka di dalam kamar kontrakan pelaku. Sebelumnya tersangka juga melakukan itu pada bulan Desember 2018," jelasnya.

Edi menambahkan, tertangkapnya HR karena kasus pencabulan, akhirnya terungkap daftar kejahatan yang selama ini pernah dilakukan. Pelaku pernah menjalani hukuman di Lapas Metro karena kasus perjudian koprok.

Polisi Ciduk Tersangka Pencabulan Bocah Laki-laki

Selain itu, HR masuk buronan Polres Lampung Utara dan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Lampung selama dua tahun. Ia terlibat komplotan yang merampok pengusaha karet di Tulang Bawang dan Lampung Tengah.

"Dalam aksi perampokan di Lampung Tengah dan Tulang Bawang tersangka terbilang sadis. Sehingga keberadaannya selama ini terus diburu kepolisian dari polres dan polda," ujar Edi.

HR melarikan diri dan sembunyi di rumah sepupunya berinisial SM di Gisting. Selanjutnya dia mengontrak rumah dan tinggal bersama istrinya. Sudah dua tahun dirinya mengamankan diri dan bekerja menjadi petani.

Saat ini tersangka berikut barang bukti berupa pakaian korban diamankan di Polres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut.

Untuk kasus pencabulan di Tanggamus, HR diancam pasal 76 D jo 81 Ayat (1) dan (2) dan pasal 76 E jo pasal 82 UU RI no 17 tahun 2016 tentang Penentapan PP Pengganti UU RI no 01 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

"Dari pasal itu, tersangka diancaman 15 tahun penjara. Dan selanjutnya juga akan disidik atas kasus 365 KUHP di TKP Lampung Utara, Lampung Tengah dan Tulang Bawang oleh polres masing-masing," kata Edi. (tri)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved