Fahri Hamzah Sesumbar Jika Dia Dijerat UU ITE Suara Jokowi Bakal Jeblok

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, elektabilitas cawapres 01 Joko Widodo (Jokowi) turun seiring maraknya kasus UU ITE

Fahri Hamzah Sesumbar Jika Dia Dijerat UU ITE Suara Jokowi Bakal Jeblok
jokowi dan fahri hamzah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, elektabilitas cawapres 01 Joko Widodo (Jokowi) turun seiring maraknya kasus Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang sedang terjadi.

Hal ini diungkapkan dari acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne bertajuk 'Yang Terjerat UU ITE: Buni Yani, Ahmad Dhani, Siapa Lagi?'.

Fahri Hamzah mengungkapkan Jokowi banyak merugi karena peristiwa kasus UU ITE yang mendekati kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Saya sebenarnya kalau mau menyarankan Pak Jokowi, kalau dia mau dapat untung nih karena terlalu banyak dia rugi dengan peristiwa ini."

Fakta-fakta Buni Yani Sebelum dan Sesudah Dieksekusi Kejari, Ngadu ke Fahri Hamzah dan Fadli Zon

"Besok itu dia (Jokowi) Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) aja, dia bilang Undang Undang ITE itu tidak boleh lagi dipakai untuk kasus pencemaran nama baik dan sebagainya," ujar Fahri.

"Supaya lapor melapor antar warga negara itu dihentikan."

Menurutnya, setiap ada pelanggar kasus UU ITE terjerat, elektabilitas atau suaranya bisa menurun dua persen.

Ia pun memperkiraan seandainya dirinya terjerat UU ITE maka suara Jokowi bisa turun hingga tujuh persen.

"Kalau tidak dia yang rugi ini, initergerus ini setiap orang yang kena itu 2 persen, Ahmad Dhani kena itu 5 persen, besok kalau saya kena kira-kira ya nilai saya sedikit di atas Ahmad Dhani lah, 7 persen."

Fahri Hamzah kembali menegaskan seorang presiden menurtnya harus berani mengambil langkah untuk politik hukum.

Halaman
1234
Editor: soni
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved