Tribun Lampung Selatan

Trip Wisata Gunung Anak Krakatau Terganjal Status Siaga

Pasca erupsi besar yang memicu terjadinya tsunami 22 Desember 2018 lalu,memicu wisatawan lokal maupun mancabegara ingin menginjakkan kaki ke sana.

Trip Wisata Gunung Anak Krakatau Terganjal Status Siaga
twitter
Setelah Air Laut Berwarna Oranye, Begini Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Daya tarik Gunung Anak Krakatau (GAK) berada di Selat Sunda membuat banyak wisatawan ingin berkunjung ke sana.

Pasca erupsi besar yang memicu terjadinya tsunami 22 Desember 2018 lalu, kian memicu wisatawan lokal maupun mancabegara ingin menginjakkan kaki ke gunung berapi itu.

Hal itu disampaikan Umar pegiat wisata asal Pulau Sebesi kepada Tribun, Jumat (8/2/2019).

Banyak wisatawan lokal menghubunginya terkait trip ke GAK.

"Kalau wisatawan yang hendak ke GAK sudah banyak seperti dari Jakarta, Bandung, dan Bandar Lampung".

Cuaca Bersahabat, Lampung Selatan 2019 Target Produksi Padi 551.200 Ton

"Tetapi kan status GAK masih level III Siaga. Belum bisa didekati," katanya.

Level III Siaga imbuhnya, ada imbauan masyarakat tidak mendekati GAK dalam radius 5 kilometer.

Umar berharap, kondisi GAK hampir satu bulan terakhir tenang dan tidak lagi menunjukkan aktivitas vulkanik yang menonjol dapat menjadi pertimbangan dari otoritas kegunungapian, Badan Geologi, Pusat Vulcanologi Mitigasi Bencana Geologi menurunkan status GAK.

"Semoga saja kondisi aktivitas GAK yang tenang sekarang, bisa menjadi petimbangan otoritas terkait menurunkan statusnya".

Kemasan Produk UKM Lamsel Dinilai Kurang Bagus

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved