Tribun Lampung Selatan

Trip Wisata Gunung Anak Krakatau Terganjal Status Siaga

Pasca erupsi besar yang memicu terjadinya tsunami 22 Desember 2018 lalu,memicu wisatawan lokal maupun mancabegara ingin menginjakkan kaki ke sana.

Trip Wisata Gunung Anak Krakatau Terganjal Status Siaga
twitter
Setelah Air Laut Berwarna Oranye, Begini Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau 

"Sehingga para wisatawan bisa kembali mendekat," terang Umar.

Apalagi pasca erupsi, GAK mengalami perubahan bentuk.

Gunung api yang terbentuk di kaldera induknya yang meletus pada 1883 silam itu kehilangan sebagian besar badannya. Ketinggian yang semulai 338 mdpl, kini hanya tersisa 110 mdpl.

Suwarno, petugas pos pantau GAK di Desa Hargopancuran, menerangkan.

Penurunan status aktivitas gunung api menjadi wewenang dari Badan Geologi, PVMBG di Bandung.

Paman Diciduk Cabuli Keponakan, Terungkap Pelaku Buron 2 Tahun Kasus Perampokan

Penurunan status perlu dilakukan kajian dan analisis terhadap aktivitas vulkanik pada gunung api.

"Tidak bisa serta merta kondisi gunung api yang tenang pasca erupsi akan langsung diturunkan statusnya".

"Para ahli gunung api akan melihat dan menganalisis data-data dari aktivtas GAK. Apakah statusnya bisa turun atau tetap bahkan meningkat," terangnya. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved