PGN Siap Jalankan Amanat Perpres Kembangkan Jargas

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso menyatakan kesiapan perusahaan yang berstatus sebagai Sub Holding Gas tersebut.

PGN Siap Jalankan Amanat Perpres Kembangkan Jargas
Ist
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Gigih Prakoso (berdiri) melakukan site visit ke PGN Station Labuhan Maringgai, Senin (15/10). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah telah menerbitkan beleid Peraturan Presiden No.6/2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas bumi melalui Jaringan Transmisi dan/atau Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil (Jargas).

Beleid tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan proyek Jargas yang akan dilaksanakan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso menyatakan kesiapan perusahaan yang berstatus sebagai Sub Holding Gas tersebut.

Menurutnya, PGN telah menyiapkan proposal untuk program pengembangan jargas tersebut.

Proposal itu, sambung Gigih, sesuai target tambahan sebanyak 4,7 juta sambungan baru sampai tahun 2025 yang telah disesuaikan dengan rencana Kementerian ESDM.

“Di dalamnya sudah ada penjelasan detil dengan rincian lokasi-lokasi yang akan kami pasang pipa jargas,” jelasnya dalam rilis, Sabtu (9/2).

Dia menambahkan, ajuan tersebut segera akan diserahkan kepada Kementerian ESDM sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaannya.

Tak hanya itu, PGN juga telah melengkapi kajian FS untuk pengembangan jargas yang diminta pemerintah.

Di sisi lain, Gigih mengungkapkan terbitnya beleid tersebut akan berdampak positif bagi realisasi rencana jangka panjang PGN.

Sebab, PGN bertanggungjawab untuk menciptakan keadilan dan pemerataan akses masyarakat terhadap energi baik.

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Hari Ini, Berikut Harga BBM per 10 Februari 2019

“Program pembangunan jargas akan lebih efektif, sehingga akan terjadi percepatan dalam pembangunan jargas yang saat ini hanya sebanyak 400.000 sambungan,” imbuhnya.

Gigih juga menilai, dengan semakin banyak masyarakat terlayani PGN, maka akan meningkatkan benefit ekonomi nasional.

Sejauh ini, pasokan gas untuk jargas ini akan disediakan oleh pemerintah melalui Ditjen Migas dan SKK Migas dengan harga gas yang lebih kompetitif.

“Harga jual untuk jargas juga sudah ditetapkan oleh BPH Migas dan sudah disesuaikan tingkat kewajarannya agar terjangkau oleh masyarakat,” pungkas Gigih. (ana/*)

Tags
PGN
Jargas
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved