Siapa Sangka Bos Kopi Kapal Api Soedomo Mergonoto, Saat Merintis Usahanya Pernah Jadi Kernet Bemo!

Untuk rayakan 1st Aniversary disway.id, Dahlan Iskan melakukan stand up sharing session di lapangan DBL Academy Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu 9/2/2019

Siapa Sangka Bos Kopi Kapal Api Soedomo Mergonoto, Saat Merintis Usahanya Pernah Jadi Kernet Bemo!
SURYA.co.id/Hefty's Suud
Kisah Sukses Bos Kapal Api Diawali dari Jadi Kernet Bemo di Surabaya, 'Wonokromo...Wonokromo Rp 200' 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Untuk merayakan 1st Aniversary disway.id, Dahlan Iskan melakukan stand up sharing session di lapangan DBL Academy Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (9/2/2019).

Pada acara tersebut, Dahlan iskan pun mengajak Bos Kapal Api, Soedomo Mergonoto untuk membagikan kisah suksesnya membangun produk Kapal Api.

Seorang pengusaha sukses, belum tentu mendapatkan kesuksesannya dengan mudah, Jawab Soedomo kepada Dahlan.

Ia pun berpesan, jangan melihat pengusaha sukses di masa suksesnya saja.

Lalu ia bercerita, Kapal Api dimulai sejak tahun 1927. Ayah Soedomo menjual kopi panggul berjalan dari Jalan Panggung menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak.

Bisnis kopi itu dimulai dari rumah keluarganya di Kampung Panggung Gang 5 Surabaya.

Usaha tersebut terbilang kecil, orang tua Soedomo memintanya untuk bekerja satu tahun di perusahaan vuklanisir ban. Di sana, ia bertugas mengerok ban-ban bekas.

Bersantai di Warung Kopi Bola Dunia, Warkop Jadul Yang Eksis Sejak 60-an

Satu tahun berlalu, Soedomo kembali ke orangtuanya dan membantu berjualan usaha kopi milik keluarganya. Ia mengaku berkeliling menjajakan kopi dengan mengayuh sepeda onthel.

"Saya juga pernah jadi kernet bemo. Pejabat-pejabat itu nggak percaya kalau saya bilang pernah bekerja sebagai kernet. Pernah sayah di tes, saya praktikkan, wonokromo...wonokromo rongatus. Kalau sudah sampai wonokromo, ganti, jembatan merah, jembatan merah, rongatus," Soedomo bercerita.

Lanjutnya, saat itu ia berusaha membuat pekerjaannya sebagai kernet bemo adalah menyenangkan. Ia menggapnya seolah berjalan-jalan naik mobil pribadi.

Pekerjaan sebagai kernet itu, diungkapkan Soedomo dikerjakannya pada Sabtu Minggu atau sepulang kerja bersama teman-temannya.

Halaman
12
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved