Ratusan Driver Taksi Online Blokade Jalan di Depan Kantor Gubernur Sumut, Ini Tuntutannya

Ratusan Driver Taksi Online Blokade Jalan di Depan Kantor Gubernur Sumut, Ini Tuntutannya

Ratusan Driver Taksi Online Blokade Jalan di Depan Kantor Gubernur Sumut, Ini Tuntutannya
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Ratusan driver taksi online memarkir mobilnya di Jalan Diponegoro tepat di depan Kantor Gubernur Sumut. 

"Saya heran, modelnya insentif penggal-penggal, sering kena opik. Sehingga performa jatuh ternyata di laporan perusahaan entah apa saja yang masuk.

Terakhir kena suspend tanpa sempat melakukan pembelaan," jelas Yusuf.

Ratusan pengemudi tranportasi online Grab Car meminta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mendengarkan aspirasi mereka.

Salah satu tuntutan yang ratusan pengemudi online ini, meminta kepada Edy Rahmayadi segera melakukan penutupan kepada PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) selama ini memberatkan para Garb Car tersebut.

"Kami minta kepada Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumut untuk segera menutup PT TPI," ucap Koordinator aksi Rahmat Cristian.

Rahmat Cristian mengatakan, bahwa selama ini PT Grab telah melakukan kerjasama antar PT TPI, prihal ini sangat merugikan para driver tersebut.

Lantaran, kerjasama tersebut dilakukan secara tidak transparan, hanya menguntungkan pihak PT Grab, tetapi membebankan pada Driver.

"Alasanya PT Grab telah melakukan monopoli usaha dan persaingan usaha secara tidak sehat, dan melanggar UU nomor 5 tahun 1999," katanya.

Kemudian, Rahmat juga menyampaikan, dengan dilakukannya kerjasama tersebut, banyak para driver Grab Car tidak lagi rutin mendapatkan orderan dari pemesan jasa angkutan itu.

Pasalnya, dirinya mengkalim bahwa PT Grab telah memberikan olderan (pemesan) kepada PT TPI.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved