OJK Lampung Paparkan Kinerja Bank di Lampung Tahun 2018

Kinerja Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Provinsi Lampung pada 2018 mencatatkan perkembangan baik

OJK Lampung Paparkan Kinerja Bank di Lampung Tahun 2018
Tribunlampung.co.id
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Indra Krisna (dua dari kiri) menjelaskan kinerja LJK di Lampung tahun 2018 pada Coffee Morning di Kantor OJK Lampung, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDARLAMPUNG - Kinerja Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Provinsi Lampung pada tahun 2018 mencatatkan perkembangan yang baik.

Ini disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Indra Krisna saat Coffee Morning di Kantor OJK Provinsi Lampung, Selasa (12/2/2019).

Indra memaparkan, perkembangan cukup baik salah satunya dilihat dari total aset bank di Lampung per Desember 2018 yang mencapai Rp 86,99 triliun atau meningkat 8,13 persen dibanding 2017.

Rinciannya, total aset Bank Umum mencapai Rp 74,459 triliun (meningkat 8,15 persen) dan BPR Rp 12,53 triliun (meningkat 7,96 persen).

"Artinya pertumbuhan aset bank di Lampung untuk semua jenis bank terdapat peningkatan yang cukup bagus bahkan di BPR Syariah mencapai 18,81 persen dan Bank Syariah 10,83 persen," jelas dia.

Indra menambahkan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) per Desember 2018 mencapai angka Rp 47,417 triliun (7,38 persen) dengan presentase pertumbuhan terbesar di BPR Syariah.

Pencapaian yang terbilang cukup baik juga terlihat dari kinerja keuangan perbankan dengan total kredit sebesar Rp 64,356 triliun atau meningkat 4,84 persen dibanding 2017 yang sebesar Rp 61,388 triliun.

"Alhamdulillah (kredit) masih tumbuh, tapi relatif sedikit dibanding pertumbuhan total aset. Ini yang perlu ditingkatkan karena kami tetap optimistis mendorong bank agar kredit tetap tumbuh, dengan berbagai pertimbangan dan dikembalikan kepada kemampuan masing-masing bank untuk tumbuh," imbuh dia.

Sementara itu, kredit UMKM di Lampung juga masih tumbuh sebesar 6,88 persen dibanding 2017. Share kredit UMKM terhadap total kredit juga relatif besar yakni mencapai 28,04 persen pada Desember 2018. Angka tersebut cukup besar dan melampaui angka yang diharapkan pemerintah yakni pada kisaran 20 persen. 

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved