Okupansi Hotel di Bandar Lampung Rendah, Ini Penyebabnya

Sejumlah hotel di Bandar Lampung mengaku mengalami low occupancy pada bulan Februari

Okupansi Hotel di Bandar Lampung Rendah, Ini Penyebabnya
shutterstock
Ilustrasi - Hotel. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDARLAMPUNG - Sejumlah hotel di Bandar Lampung mengaku mengalami low occupancy pada bulan Februari.

Selain memang tengah dalam kondisi low season yang terjadi setiap tahunnya, faktor mahalnya tiket pesawat turut mempengaruhi.

Asst. Sales & Communication Novotel Lampung Ratu Iin Nopita Respa membenarkan bahwa sejauh ini hotel tengah mengalami low occupancy (okupansi rendah).

Menurut dia, hanya beberapa tanggal saja yang kemungkinan fullbook.

Razia Lagi, Tim Kobra dan Satgas Kamtib Temukan Ponsel di Lapas Narkotika

Hal ini menurutnya kemungkinan terjadi karena masih awal tahun sehingga semua perusahaan banyak yang masih menyusun budget.

"Atau kemungkinan lain, tiket pesawat yang agak mahal jadi membuat individual booking butuh budget banyak kalau pergi ke Lampung, terutama stay di sini," jelasnya kepada Tribun, Selasa (12/2).

Ratu menambahkan, rata-rata okupansi saat ini di angka 40 - 60 persen.

Mahalnya tiket pesawat ini, diakuinya juga berpengaruh karena pesawat menjadi salah satu akomodasi yang membuat orang lebih mudah dan cepat baik untuk keperluan traveling maupun bisnis.

Meski tahun-tahun sebelumnya Januari-Februari masuk pada low season, tahun ini dirasa berbeda sebab low occupancy sangat terasa dengan banyaknya tanggal yang low dan sedikit tanggal fullbook.

Halaman
12
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved