Mengenal Pengobatan Kanker Darah dengan Transplantasi Sumsum Tulang Belakang, Biayanya Miliaran

Mengenal Pengobatan Kanker Darah dengan Transplantasi Sumsum Tulang Belakang, Biayanya Miliaran

Mengenal Pengobatan Kanker Darah dengan Transplantasi Sumsum Tulang Belakang, Biayanya Miliaran
INSTAGRAM
SBY selfie bersama Ibu Ani Yudhoyono dan cucunya, Almira Tunggadewi. Ani Yudhoyono sakit kanker darah atau leukimia dan pada Rabu 13 Februari 2019 tengah menjalani pengobatan di Singapura 

Mengenal Pengobatan Kanker Darah dengan Transplantasi Sumsum Tulang Belakang, Biayanya Miliaran

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herawati atau akrab dipanggil Ani Yudhoyono mengidap penyakit kanker darah atau leukimia. 

Ani Yudhoyono tengah menjalani pengobatan sakit kanker darah atau leukimia yang dideritanya di Singapura, tapatnya di National Universtiy Hospital Singapura.

Penyakit kanker darah atau leukimia ternyata merupakan penyakit kanker yang paling banyak menyerang anak-anak. Meski demikian, penyakit kanker darah atau leukimia memang menyerang manusia dengan tak mengenal usia.

Gejala kanker darah atau leukemia pada anak mirip dengan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Gejalanya yang mirip antara lain, anak demam dan bisa muncul bintik-bintik merah di kulit.

Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, 6 Tanda Leukemia atau Kanker Darah yang Penting Diketahui

Meski demikian, bila terkena leukemia, demam yang dialami anak tidak akan pulih dengan hanya pengobatan biasa.

Leukemia merupakan jenis kanker cair yang terletak di sumsum tulang belakang. Adanya kanker membuat kadar sel darah putih (leukosit) dalam darah menjadi rendah.

Akibatnya, muncul gejala demam yang tidak diketahui pasti penyebabnya. Kadar sel darah merah (eritrosit) dan keping darah (trombosit) di dalam darah juga bisa menjadi rendah.

Ibaratnya, kanker menghambat produksi pabrik sel darah di sumsum tulang. Ketika kadar eritrosit rendah, wajah anak biasanya akan terlihat pucat.

Pada penderita leukimia, terutama anak-anak, kanker darah bisa mengalami gejala perdarahan akibat rendahnya trombosit, seperti perdarahan di kulit atau hanya muncul bintik-bintik merah, perdarahan di gusi, hingga mimisan.

Halaman
1234
Penulis: Heribertus Sulis
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved