Tribun Bandar Lampung

Rapat Komisi II DPRD Bandar Lampung dan PDAM, Ernita: Jangan Pundung, Pak!

Komisi II DPRD Bandar Lampung menggelar rapat bersama jajaran direksi PDAM Way Rilau, Rabu (13/2/2019).

Rapat Komisi II DPRD Bandar Lampung dan PDAM, Ernita: Jangan Pundung, Pak!
Tribun Lampung/Romi Rinando
Rapat kerja Komisi II DPRD Bandar Lampung bersama Direksi PDAM Way Rilau, Rabu, 13 Februari 2019. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ROMI RINANDO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi II DPRD Bandar Lampung menggelar rapat bersama jajaran direksi Perusahaan Daerah Air Minum Way Rilau, Rabu (13/2/2019). Dalam rapat tersebut, jajaran Komisi II dan direksi PDAM sempat menyinggung soal surat keputusan perpanjangan jabatan direksi PDAM.

Direktur PDAM Way Rilau AZP Gustimego meminta Komisi II tidak mempersoalkan legalitas jabatan direksi PDAM.

"SK saya sudah ada, Pak. Jangan permasalahkan itu lagi. Sudah jelas Pak Wali Kota (Herman HN) sudah keluarkan SK-nya, perpanjangan lagi. Mending kita bahas yang lain saja," katanya dengan suara lantang.

Gustimego mengajak jajaran Komisi II DPRD Bandar Lampung membahas hal lain. Seperti, perkembangan megaproyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

"Minggu depan, kami ada acara di Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Dapat bantuan Rp 20 miliar. Nanti kami undang Komisi II, biar jelas semua," ujarnya.

Dari pihak Komisi II, hadir Ketua Komisi II Poltak Aritonang dan Sekretaris Komisi II Grafieldy Mamesah. Beserta sejumlah anggota, di antaranya Sri Ningsih Djamsari, Suratmin, Yusuf Erdiansyah Putra, dan Erninta Sidik.

Terkait pernyataan Gustimego, anggota Komisi II Ernita Sidik pun angkat bicara. Ia meminta direksi PDAM Way Rilau tidak marah atas pertanyaan pihaknya.

"Jangan pundung (merajuk), Pak. Kami kan cuma nanya," kata politisi Partai Demokrat ini.

Gustimego menjelaskan, DPRD sebaiknya menjalankan fungsi pengawasan dengan meninjau proyek SPAM yang besar dan pertama di Lampung itu.

"Kami merasa bangga kalau DPRD mengawasi. Kami juga enak kerjanya. Soal SK itu, yang Bapak pegang  itu SK yang lama. Sekarang sudah ada yang baru, sudah jelas legalitasnya," ulang Gustimego.

"Kami ini perlu dukungan untuk menjalankan program. Saya nggak datang kemarin karena kami ada proyek cukup besar. Saya sebelumnya sangat berterimakasih dengan DPRD," tukas Gustimego.

Dalam rapat Komisi II dan PDAM itu, terungkap bahwa jabatan direksi PDAM Way Rilau telah mendapatkan perpanjangan untuk ketiga kalinya. Terbaru, keluar SK perpanjangan jabatan mulai 5 Februari 2019 sampai 5 Februari 2020.

Penulis: Romi Rinando
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved