WhatsApp Siapkan Sistem Baru, Pengguna Bisa Tolak Undangan Masuk Grup

Kabar gembira bagi para pengguna WhatsApp. Anda bisa menolak undangan masuk ke dalam sebuah grup WhatsApp

WhatsApp Siapkan Sistem Baru, Pengguna Bisa Tolak Undangan Masuk Grup
Digital Entrepreneur Indonesia
WhatsApp 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kabar gembira bagi para pengguna WhatsApp. Anda bisa menolak undangan masuk ke dalam sebuah grup WhatsApp.

Pasalnya, WhatsApp kini membuat sebuah sistem baru yang dapat mencegah pengguna dimasukkan ke grup percakapan yang tak dikehendaki.

Sistem tersebut akan membatasi undangan-undangan untuk masuk dalam grup percakapan. Fitur "Group Invitation" atau Undangan Grup ini mulanya hanya hadir untuk pengguna WhatsApp bisnis, namun kemudian akan dikembangkan untuk seluruh pengguna.

Fitur tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba. Untuk sementara fitur ini baru disebarkan untuk pengguna yang terdaftar dalam iOS beta program.

Najwa Shihab Takjub dan Soimah Terpingkal-pingal Dengar Alasan Jokowi Tak Mau Tinggal di Istana

Fitur ini akan dapat diaktifkan lewat menu pengaturan privasi pengguna. Nantinya, pengguna akan mendapatkan tiga opsi untuk menentukan siapa saja yang bisa mengundang pemilik nomor untuk bergabung dalam grup percakapan.

 Opsi Everyone

Opsi pertama adalah "Everyone". Jika pengguna memilih opsi ini, maka siapa pun akan tetap bisa memasukkan nomor milik pengguna ke grup percakapan, meskipun tak dikenal dan tanpa izin. Artinya, jika pengguna memilih opsi ini maka privasi yang dimiliki akan tetap terganggu.

Opsi My Contact

Opsi kedua adalah "My Contact". Dengan opsi ini, hanya orang-orang yang berada dalam daftar kontak saja yang bisa memasukkan nomor milik pengguna ke dalam sebuah grup.

Pengguna lain yang nomornya tidak tercatat dalam daftar kontak, bakal masih bisa mengundang pemilik nomor untuk masuk dalam grup. Tetapi akan muncul sebuah notifikasi di mana pemilik nomor bisa menentukan, apakah ia berkehendak masuk ke dalam grup tersebut atau tidak.

Halaman
12
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved