Tiga Kali PNS Pemkot Bandar Lampung Bermasalah, Herman HN: Tindak Kalau Memang Salah

Tiga Kali PNS Pemkot Bandar Lampung Bermasalah, Herman HN: Lihat Dulu Duduk Perkaranya

Tiga Kali PNS Pemkot Bandar Lampung Bermasalah, Herman HN: Tindak Kalau Memang Salah
Tribunlampung/Bayu
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat meninjau pembangunan underpass Unila, Selasa 8 Januari 2019. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sudah ketiga kalinya PNS pemerintah Kota Bandar Lampung tersandung masalah.

Pertama pelaporan oknum PNS yang mengaku sebagai kabid di Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung HE, menjanjikan Andi Winata (33) menjadi honorer Dinas Perhubungan dengan membayar Rp 20 Juta, Minggu 27 Januari 2019.

Kedua pelaporan Sekertaris Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung D atas dugaan tindak kekerasan kepada Bendahara rutin Dinas Pariwisata Nova Yulistyani Syarif, Jumat 1 Ferbruari 2019.

Ketiga penangkapan Dua oknum PNS diketahui M Andri Wirawan (35) dan Riyan Thona (34) oleh anggota Polsek Telukbetung Selatan diduga telah menggunakan narkotika jenis sabu di Jalan Ikan Sepat Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan, Kamis 7 Februari 2019.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Bandar Lampung Herman HN mengaku telah mengambil tindakan langsung.

"kami ambil tindakan, kalau memang salah," tegas Herman HN, Kamis 14 Februari 2019.

Namun meski demikian, Herman tidak gegabah dalam mengambil tindakan terhadap pagawai yang tersandung masalah.

"Seperti di (Dinas) Pariwisata, itu katanya bener salahnya kita gak tahu, tahunya gak ada apa-apa," ucapnya.

"Jadi gak bisa mengambil tindakan sembarangan, harus dilihat duduk perkaranya," imbuhnya.

Herman pun mengatakan soal pertikaian antara sekertaris dan bendahara Dinas Pariwisata ini tidak bisa asal-asalan mengambil keputusan.

6 Fakta Bripka Poltak Tewas Luka Tembak di Ruang Polsek Batu Ampar, Polisi Masih Bungkam

"Masalah ribut-ribut kami lihat bener gak, bisa saja orang, didunia ini banyak permainan makanya saya gak gegabah," tegasnya.

VIDEO - Tahun 2019 Dinas PU Akan Bangun 18 Titik Drainase di Bandar Lampung

Hari Ini KPK Akan Periksa 10 Saksi di SPN Polda Lampung

Meski demikian, Herman menegaskan untuk perkara narkoba tidak ada ampun.

"Tapi narkoba gak ada ampun, narkoba ini wajib bagi untuk memberantasnya," tegasnya.

"Saya (sudah) langsung pecat dari jabatannya tapi kalau pegawai nunggu proses hukum, mana yang gak bener saya sikat saya ganti," tandasnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved