Tribun Bandar Lampung

Ikatan Khatib DMI Lampung Gandeng Media Massa untuk Berdakwah

MPW IK-DMI Lampung berharap bisa bekerjasama dengan media massa dalam rangka berdakwah.

Ikatan Khatib DMI Lampung Gandeng Media Massa untuk Berdakwah
Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
KUNJUNGAN SILATURAHMI - Ketua Umum MPW IK-DMI Lampung Ahmad Dimyati (tiga dari kiri) dan jajaran berfoto bareng Manajer Liputan Tribun Lampung Gustina Asmara (tiga dari kanan) dan Redaktur Kota Yoso Muliawan (dua dari kanan) usai dialog dan kunjungan silaturahmi di kantor Tribun Lampung, Kamis (14/2) sore. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG EKA AHMAD SHOLICHIN

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Majelis Pimpinan Wilayah Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (MPW IK-DMI) Lampung berharap bisa bekerjasama dengan media massa dalam rangka berdakwah.

Harapan ini terungkap dalam kunjungan silaturahmi MPW IK-DMI Lampung ke redaksi Tribun Lampung, Kamis (14/2/2019). Hadir Ketua Umum MPW IK-DMI Lampung Ahmad Dimyati alias Gus Dimyati, M Saman selaku Bagian Hubungan Masyarakat MPW IK-DMI Lampung, dan Sekretaris Majelis Pimpinan Daerah (MPD) IK-DMI Lampung Tengah Mardani.

Sementara dari pihak Tribun Lampung, hadir Penjabat Manajer Liputan Gustina Asmara dan Redaktur Kota Yoso Muliawan.

"Kunjungan kami dalam rangka menggandeng media mainstream (arus utama) di Lampung seperti Tribun Lampung. Kami berharap Tribun Lampung turut menyertai kami dalam berdakwah untuk kemaslahatan umat," kata Ketua Umum MPW IK-DMI Lampung Ahmad Dimyati alias Gus Dimyati dalam dialog.

Selain itu, Gus Dimyati menjelaskan, IK-DMI Lampung yang baru saja terbentuk ini juga ingin menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat. Pihaknya pun telah menjalin koordinasi dengan beberapa instansi terkait. Mulai dari Pemprov Lampung, Polda Lampung, Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung, hingga Pemkot Bandar Lampung.

Pada April 2019, tepatnya 26-28 April, MPW IK-DMI Lampung akan melantik Majelis Pimpinan Daerah (MPD) 15 kabupaten/kota se-Lampung. Total 75 orang yang akan mengikuti pelantikan sekaligus menjadi peserta Musyawarah Wilayah.

"Kemudian, akan ada training of trainer (TOT) dengan materi di antaranya fiqih khotbah. Khotib juga punya standar kompetensi, seperti bacaan yang fasih, banyak hafal surat dalam Alquran, dan lainnya," papar Gus Dimyati.

Untuk perdana, pihaknya akan menjadikan Bandar Lampung sebagai percontohan pelaksanaan TOT. Adapun TOT di Bandar Lampung akan berlangsung di Gedung Semergou Pemkot Bandar Lampung.

"Target kami minimal 600 orang dan maksimal 1000 orang untuk peserta TOT. Kenapa di Bandar Lampung lebih dahulu, karena sudah paling siap. Kalau nanti sukses di Bandar Lampung, kami akan terapkan di daerah lainnya," kata Gus Dimyati.

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved