Tribun Tulangbawang Barat

Alasan Jalan Provinsi, Warga Mulya Asri Tuba Barat Terpaksa Masih Menikmati Jalan Becek

Alasan Jalan Provinsi, Warga Mulya Asri Tuba Barat Terpaksa Masih Menikmati Jalan Becek

Alasan Jalan Provinsi, Warga Mulya Asri Tuba Barat Terpaksa Masih Menikmati Jalan Becek
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain
Jalan becek di tanggul Pasar Mulya Asri terlihat becek, Selasa (26/7/2019) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Camat Tulangbawang Tengah bersama Kepala Tiyuh Marga Asri dan Lurah Mulya Asri meninjau lokasi titik terparah kerusakan jalan ruas jalan provinsi.

Tepatnya di bawah tanggul Pasar Mulya Asri, Kabupaten Tulangbawang Barat, Selasa (26/02).

Dalam peninjauan tersebut, pihak kecamatan akan melakukan tanggap darurat terkait penangan jalan sebelum dilakukan perbaikan oleh Pemprov Lampung pada tahun ini juga.

Warga Palas Pasrah, Tanggul Sungai Way Pisang Tak Kunjung Ada Perbaikan

"Kita sudah melihat lokasi titik terparah kerusakan jalan untuk mengatasi genangan air, drainase sisi kanan dan kiri akan kita keruk menggunakan eksavator sambil kita membuat drainase pembuangan di sisi kanan dan kiri," kata Nur Muhammad, Camat Tulangbawang Tengah, Selasa (26/02).

Untuk melakukan itu, pihak kecamatan dan pemerintah tiyuh mengharapkan dukungan dari masyarakat.

Agar dapat berpartisipasi dengan mempersilakan untuk dilakukan pengerukan gorong-gorong yang berada di titik terparah itu.

"Drainase yang ada sudah mengalami pendangkalan. Upaya ini tidak akan bisa terlaksana kalau masyarakat tidak mempersilahkan drainase untuk dikeruk," paparnya.

Rencananya, pengerukan dan pemerataan jalan itu akan dilakukan menggunakan Eksavator Pemkab Tubaba di Dinas Perkimta.

Setelah dilakukan pengerukan drainase, Pemkab melalui Dinas PUPR Tubaba rencananya akan menurunkan batu sabes agar ruas jalan tersebut dapat dilalui masyarakat dengan nyaman sambil menunggu perbaikan oleh Pemprov Lampung.

Avanza Terjun Bebas ke Jurang di Panjang

"Kami sudah komunikasi dengan Asisten I Pemkab Tubaba dan Dinas PU akan menurunkan batu sabes dilokasi tersebut sebagai upaya tanggap darurat. Memang kita tidak bisa berbuat terlalu banyak karena itu jalan provinsi," katanya.

Wakil Ketua II DPRD Tubaba Ponco Nugroho mengatakan pihaknya mendorong masyarakat di lingkungan tersebut agar dapat berpartisipasi dalam penanganan titik terparah kerusakan jalan dengan mempersilahkan untuk dilakukan pengerukan drainase.

Sehingga air yang berada di badan jalan dapat tertangani dan kering. (Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved