Tribun Metro

Fasilitas Rusak RSUD A Yani Harus Diatasi dalam 1x24 Jam

DPRD Kota Metro mendesak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani segera membenahi fasilitas pelayanan yang rusak dalam waktu secepatnya.

Fasilitas Rusak RSUD A Yani Harus Diatasi dalam 1x24 Jam
Tribunlampung/Syamsir
atap bocor ilustrasi 

Fasilitas Rusak RSUD A Yani Harus Diatasi dalam 1x24 Jam

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - DPRD Kota Metro mendesak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani segera membenahi fasilitas pelayanan yang rusak dalam waktu secepatnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Metro Tondi Nasution mengatakan, manajemen RSUD tidak usah bertele-tele dalam menangani masalah yang dapat menjadi keluhan, seperti atap bocor, lift tak berfungsi, dan lain-lain.

"Kita sangat prihatin. Terutama soal bocor itu, kita minta secepatnya ditindaklanjuti, harus segera dibereskan. Kalau bisa dalam 1x24 jam itu segera dibenahi, jangan bertele-tele karena anggarannya ada," tukasnya, Rabu (6/3).

Komisi II DPRD Metro Minta Penempatan Pejabat Harus Sesuai Pendidikan

Ia menilai, ketika sudah emergency, tindakan harus segera dilakukan. Sesuai dengan prinsip rumah sakit. "Masa iya sudah ada pasien sakit terus kebocoran, kebanjiran, itu kan gimana," terangnya.

Pihaknya juga mempertanyakan penggunaan anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Ahmad Yani. Karena lebih kurang memiliki pendapatannya BULD sampai Rp 80 hingga Rp 90 miliar per tahun.

"Masak iya tidak mempersiapkan anggaran rehab, kan tidak mungkin. Kalau itu sampai tidak ada anggaran pemeliharaan berarti sudah tidak benar. Karena itu kan untuk pelayanan, musim hujan begini gimana kalau atapnya jebol. Itulah gunanya anggaran pemeliharaan," tandasnya.

Bayi 1 Bulan Sakit Ditolak, RSUD A Yani Klaim Kamar Penuh tak Punya Inkubator

Diketahui, bocornya atap dikeluhkan keluarga pasien pada ruangan bedah kelas 3B lantai dua. Saat hujan turun, air meresap dan bocor dari atap plafon. Kondisi itu dinilai sangat mengganggu kenyamanan pasien yang dirawat di ruang bedah.

"Setiap turun hujan memang seperti ini, bocor dari atap. Ini tentu mengganggu kenyamanan pasien dan keluarga pasien yang menunggu," keluh Ruslan, salah satu keluarga pasien.

Sementara menanggapi soal bocornya atap di ruang bedah RSUD Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Metro Djohan meminta segera dilakukan perbaikan.

"Sekarang kalau bocor ya diperbaikin saja kok susah amat. Jadi aneh itu kalau baru diperbaikin terus sekarang bocor, itu juga aneh," kepada awak media. Ia meminta, RSUD Ahmad Yani secepatnya memperbaiki fasilitas yang kurang baik.

"Intinya demi kenyamanan pasien, yang pasti gini saja lah, ketika itu kurang baik, ya segera diperbaiki. Perbaiki yang kurang-kurang," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved