Pemkot Metro Kekurangan Tenaga Programmer

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro mengaku masih kekurangan tenaga programmer.

Pemkot Metro Kekurangan Tenaga Programmer
Dice Insights
Ilustrasi Programmer 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro mengaku masih kekurangan tenaga programmer.

Kabid Informatika Diskominfo Kota Metro Andi Setiono mengatakan, saat ini pihaknya baru memiliki lima tenaga programmer untuk menangani seluruh satker. Sehingga masih kekurangan tenaga teknis untuk sistem.

"Kalau idealnya sembilan tenaga. Kemarin dari CPNS ada tambahan dua orang. Tapi kita tidak tahu, apakah itu informatika atau komunikasi. Jadi selain masalah sewa server memang kita kekurangan programmer," ujarnya, Selasa, 12 Maret 2019.

Pihaknya juga menyoroti sistem keamanan dengan menggunakan atau membuat aplikasi sendiri dengan memanfaatkan tenaga programmer.

"Tapi masalahnya kita kan masih kurang tenaga. Kalau aplikasi bikin sendiri, sistem keamanan lebih terjamin. Karena ada beberapa dinas aplikasi pakai pihak ketiga," imbuhnya.

DPRD Minta Pemkot Metro Renovasi Stadion Tejosari

NIP Kelar, 226 CPNS Pemprov Lampung Bisa Segera Bekerja

Selain programmer, pihaknya juga mengaku kekurangan tenaga teknis untuk menindaklanjuti permasalahan jaringan internet.

Beberapa keluhan gangguan jaringan internet pada kantor organisasi perangkat daerah (OPD) maupun kelurahan tidak bisa langsung dibenahi. 

"SDM (sumber daya manusia) yang khusus menangani jaringan ini kita sangat-sangat minim. Kita memang ada tim untuk menangani khusus jaringan ini. Tapi cuma tiga orang. Dua PNS, satu honor," ujarnya.

Tim tersebut menangani khusus jaringan jika ada gangguan atau kerusakan internet di seluruh dinas-dinas hingga kelurahan se-Kota Metro. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved