6 Jam Bergelut di Jalan Berlumpur, Gadis Asal Bandung Nyaris Kehilangan Nyawa di Lampung

Selama masa kritis, gadis tersebut harus berjibaku dengan jalan berlumpur selama 6 jam guna mencapai rumah sakit.

6 Jam Bergelut di Jalan Berlumpur, Gadis Asal Bandung Nyaris Kehilangan Nyawa di Lampung
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen
Kondisi ruas jalan nasional Rawajitu-Simpang Penawar yang berlumpur. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Membutuhkan waktu 6 jam untuk mencapai rumah sakit, nyawa gadis berusia 19 tahun nyaris tak tertolong.

Gadis asal Bandung itu didiagnosis menderita demam berdarah dengue (DBD).

Selama masa kritis, gadis tersebut harus berjibaku dengan jalan berlumpur selama 6 jam guna mencapai rumah sakit.

Infrastruktur jalan yang rusak berdampak pada kehidupan masyarakat secara luas.

Bukan saja mengganggu aktivitas ekonomi dan lalu lintas, nyawa seorang warga di Tulangbawang nyaris tak tertolong karena terjebak macet di jalanan rusak.

Warga itu menderita DBD dan harus segera dibawa ke rumah sakit.

Namun, jalanan yang dilintasi rusak parah.

Siti Aisyah (19), gadis asal Bandung yang sedang bekerja di koperasi di Kecamatan Rawajitu Timur, dinyatakan menderita demam berdarah dengue (DBD) pada Rabu (13/3/2019) lalu.

Terjebak Jalan Berlumpur, Nyawa Gadis asal Bandung Nyaris Melayang karena DBD

Intip Koleksi Mobil Pedangdut Via Vallen dan Nella Kharisma, Siapa Paling Mewah

VIDEO STREAMING Fulham Vs Liverpool Live beIN Sports Premier League

Pihak puskesmas setempat meminta keluarga segera membawa Aisyah ke rumah sakit di Unit 2, yang peralatannya lebih lengkap.

Hal itu agar pasien mendapat perawatan intensif.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved