Tribun Tulangbawang Barat

Bupati Umar Ingatkan Warga Penerima Mantra Jangan Gunakan Bantuan untuk Pasang Togel

Rumah penerima manfaat program Maju Sejahtera (Mantra), program bantuan sosial untuk masyarakat miskin di Kabupaten Tulangbawang Barat

Bupati Umar Ingatkan Warga Penerima Mantra Jangan Gunakan Bantuan untuk Pasang Togel
Bupati Umar Ahmad 

Program Mantra Tubaba Resmi Berjalan Juni

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Rumah penerima manfaat program Maju Sejahtera (Mantra), program bantuan sosial untuk masyarakat miskin di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan diberi tanda.

Hal ini dimaksudkan agar program ini teebuka dana dapat diawasi oleh semua masyarakat di tiyuh setempat. "Keluarga penerima manfaat ini rumahnya akan kami berita tanda "Rumah ini Masuk Mantra Tubaba." Jadi semua masyarakat bisa mengawasi secara langsung apakah sudah tepat sasaran dan tepat guna," ungkap Bupati Tubaba Umar Ahmad, Kamis (21/3).

Presiden Jokowi akan Resmikan Tol Lampung, Bupati Tulangbawang Barat Ucapkan Terima Kasih

Pemberian tanda tersebut, lanjut bupati, untuk mengetahui masyarakat yang benar-benar layak mendapatkan bantuan. "Jadi penerima tidak pura-pura miskin lantaran minta bantuan kepalo tiyuh guna mendapatkan bantuan sosial ini," imbuhnya.

Untuk itu, Umar mengatakan, nantinya tim pendamping akan melakukan seleksi data siapa masyarakat yang benar-benar layak, dan mereka berkoordinasi dengan para kepalo tiyuh.
"Masyarakat Tubaba jangan sampai ada yang pura-pura miskin nanti bisa kena pidana penjara," tegas Umar.

Bupati mewanti-wanti masyarakat penerima Mantra dapat memanfaatkan secara tepat guna, yakni tidak digunakan untuk membeli rokok, untuk membeli bedak ibunya, bahkan jangan sampai untuk memasang togel lantaran ingin mendapatkan uang lebih hasil menang togel.
"Kalau memang untuk anak sekolah, ya manfaatkan untuk anak sekolah, jangan digunakan untuk yang lain," paparnya.

Umar Ahmad Perkenalkan Strategi Pengangkatan Guru Tubaba Cerdas

Kepala Dinas Sosial Tubaba Rasidi menambahkan, bantuan program Mantra ini akan mulai digulirkan pada Juni mendatang.

Saat ini, pemkab tengah melakukan seleksi calon pendamping tiyuh dan kordinator kecamatan. "Program ini berjalan selama 6 bulan per Juni, dan penyaluran dilakukan 3 bulan sekali dengan nilai bantuan Mantra senilai Rp100 ribu per bulan," kata dia.

Rasidi menjelaskan, dasar penerima Mantra ini yakni Basis Data Terpadu (BDT) pemerintah pusat. Berdasar data tersebut, keluarga miskin di Tubaba sebanyak 27.036 ribu, sebanyak 14 ribu merupakan keluarga penerima manfaat (KPM) dari program PKH dan Rastra pusat, sementara sisa 13.250 ribu KPM ini yang akan dikaver Pemkab Tubaba melalui program Mantra ini.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved