Tribun Pringsewu

Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Jalan Provinsi Pekon Sinar Waya Buruk dan Berlubang

Hingga bulan ketiga tahun 2019, ruas jalan provinsi di Pekon Sinar Waya, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu belum juga menuai perbaikan.

Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Jalan Provinsi Pekon Sinar Waya Buruk dan Berlubang
ISTIMEWA
RUSAK PARAH - Ruas jalan provinsi di Pekon Sinar Waya, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu belum juga menuai perbaikan. Baru-baru ini akibat buruknya kualitas jalan, satu unit truk muatan sawit terbalik di kawasan tersebut. 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Hingga bulan ketiga tahun 2019, ruas jalan provinsi di Pekon Sinar Waya, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu belum juga menuai perbaikan.

Padahal kondisi ruas jalan tersebut semakin buruk, berlubang dan cukup dalam. Sebelumnya, baru-baru ini sempat terjadi mobil truk muatan sawit yang terbalik di ruas jalan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU-PR) Pringsewu Andi Purwanto mengatakan, ruas jalan tersebut masuk ruas jalan Pemerintah Provinsi Lampung.

Andi mengatakan, ruas jalan provinsi mulai dari perempatan traffic light Pasar Induk Pringsewu hingga ke Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah mendapat peningkatan kualitas jalan.

Jalan Rusak di Lampung Tengah Mengkhawatirkan Pengendara

Dia mengungkapkan, pada 2019 ini anggaran yang dialokasikan untuk peningkatan kualitas jalan itu mencapai belasan miliar. "Ada peningkatan jalan dengan alokasi anggaran Rp 12.750.000.000," ujar Andi Purwanto, Minggu (24/3).

Akan tetapi, Andi tidak mengetahui spot atau titik yang mana, yang nantinya akan diperbaiki, termasuk ke wilayah Lampung Tengah atau Pringsewu.

Selain itu, bentuk peningkatan jalannya Andi juga tidak mengetahui apakah cor beton atau bukan. Karena ruas jalan itu ranah Pemerintah Provinsi Lampung.

Pengendara Jatuh Akibat Jalan Rusak Bila Menuntut Secara Hukum?

Tidak hanya peningkatan kualitas, Andi mengatakan, pada ruas jalan provinsi tersebut juga memperoleh pemeliharaan dengan pagu anggaran Rp 1,9 miliar.

Evi Susanti (36), warga Pekon Sinar Waya mengatakan, akibat kerusakan ruas jalan itu, warga terpaksa menutup pintu rumah karena khawatir debu masuk ke dalam ketika panas terik.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved