Tribun Metro

Kepala Sekolah di Metro Ketakutan Didatangi Wartawan, PWI Metro Angkat Bicara

PWI Kota Metro meminta jurnalis bekerja profesional, menyusul adanya laporan sejumlah sekolah yang didatangi oknum wartawan

Kepala Sekolah di Metro Ketakutan Didatangi Wartawan, PWI Metro Angkat Bicara
Instagram @noenia_ch
Ketua PWI Kota Metro Abdul Wahab 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro meminta insan jurnalis bekerja profesional, menyusul adanya laporan keluhan sejumlah sekolah yang didatangi oknum wartawan dari luar daerah.

Ketua PWI Kota Metro Abdul Wahab meminta, agar insan pers yang bertugas di Kota Pendidikan dapat berkerja sesuai etika dan norma serta mengacu pada Undang-Undang pokok Pers nomor 40 tahun 1999.

"Kami mendapat laporan dari dinas maupun sekolah terkait praktik dugaan pemerasan yang dilakukan orang-orang yang mengaku sebagai oknum wartawan. Dan ini merupakan tamparan keras bagi organisasi pers, bila hal itu benar dilakukan. Itu merusak citra wartawan," ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun, Selasa (26/3/2019).

Wahab memaparkan, dari pengakuan para pelapor, para oknum wartawan mengonfirmasi terkait dana BOS, kemudian meminta pihak sekolah memasang iklan atau advertorial dengan nilai mulai dari Rp 3 juta hingga belasan juta rupiah.

Kedatangan para oknum tersebut membuat pihak sekolah resah.

Karenanya, ia meminta, pihak yang merasa dirugikan untuk melapor ke aparat kepolisian.

Sementara bagi rekan-rekan media bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi kode etik.

"Saya tidak menyebutkan medianya apa, tapi yang jelas jika praktek atau modus semacam itu terus dilakukan tentu merusak citra pers. Dan kalau masuk rana pemerasan, harus melibatkan aparat kepolisian untuk memberikan efek jera terhadap oknum," tegas Wahab.

Ia menambahkan, tugas pers bukan menakut-nakuti dan mencari kesalahan.

Wahab menilai, PWI Metro mendukung penuh dalam pemberantasan oknum wartawan yang telah mencoreng marwah organisasi dan profesi.

"Bila ada orang yang mengaku wartawan silahkan dipertanyakan media dari mana, alamat redaksi, tanda pengenal, dan jika perlu surat tugas bekerja di wilayah mana. Bila itu anggota PWI maka silahkan berkoordinasi dengan kami, maka akan kami tindaklanjuti," tandasnya.

Ditambahkannya, PWI Metro berharap agar citra buruk oknum wartawan tak kembali terjadi di Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga.

(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved