Video Tribun Lampung

VIDEO - Warga Pulau Sebesi Senang dengan Penurunan Status Gunung Anak Krakatau

Warga Pulau Sebesi merasa lega adanya penetapan penurunan status Gunung Anak Krakatau dari level III Siaga menjadi level II Waspada

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Warga Pulau Sebesi merasa lega adanya penetapan penurunan status Gunung Anak Krakatau di selat Sunda tersebut dari level III Siaga menjadi level II Waspada.

Penurunan status Gunung Anak Krakatau (GAK) ini memberikan ketenangan bagi warga yang tinggal di pulau tersebut.

Terlebih mereka sempat merasakan dampak dari tsunami selat Sunda pada 22 Desember 2018 silam yang disebabkan oleh erupsi GAK.

“Kita senang mendengar ada penetapan penurunan status GAK dari level III menjadi level II. Itu artinya kondisi GAK kini semakin tenang dan stabil,” terang Arman, salah seorang warga Sebesi kepada Tribun Lampung di dermaga Canti, Kecamatan Rajabasa, Selasa (26/3/2019).

Dengan adanya penetapan penurunan status GAK, warga pulau pun kini bisa kembali beraktivitas secara normal seperti biasa. 

Termasuk juga bagi nelayan yang ada di pulau, kini mereka bisa mendekati kawasan GAK dalam radius aman 2 kilometer untuk mencari ikan.

“Rasa khawatir tetap ada. Apalagi kemarin status GAK kan masih pada level III Siaga. Tetapi dengan ditetapkannya penurunan status menjadi level II kita tentu lebih merasa tenang lagi untuk beraktivitas di pulau,” ujar Hasnah warga pulau Sebesi lainnya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian ESDM sejak pukul 12.00 wib, senin (25/3) kemarin, menurunkan status Gunung Anak Krakatau dari level III Siaga menjadi level II Waspada.

Dengan penurunan status ini radius jarak aman untuk mendekati gunung api yang berada di selat Sunda itu pun berubah. Semula jarak aman 5 kilometer menjadi 2 kilometer.

Status GAK dinaikan ke level III/Siaga pada tanggal 27 Desember 2018 lalu. Pasca erupsi besar yang memicu tsunami selat Sunda dengan dilanjutkan aktivitas erupsi GAK secara menerus.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved