Tribun Metro

Meriah, Hari Ini Grab Goes to School Sambangi SMAN 2 Kota Metro

Grab Goes to School kembali menyambangi Kota Metro. Kali ini giliran SMAN 2 Kota Metro yang mendapat sosialisasi dan edukasi layanan Grab Indonesia.

Meriah, Hari Ini Grab Goes to School Sambangi SMAN 2 Kota Metro
tribunlampung/Indra Simanjuntak
Sumatra City Expansion Lead Grab Indonesia Andi Balqis Yunus dan foto bersama siswa SMAN 2 Kota Metro 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Grab Goes to School kembali menyambangi Kota Metro.

Kali ini giliran SMAN 2 Kota Metro yang mendapat sosialisasi dan edukasi layanan Grab Indonesia.

Sumatra City Expansion Lead Grab Indonesia Andi Balqis Yunus menjelaskan, pihaknya ingin membantu para siswa-siswi dalam menggunakan kemudahan layanan yang tersedia pada aplikasi Grab.

"Dan kami juga ingin menginformasikan, kalau Grab ini satu-satunya star up yang sudah Decacorn dan pertama di Asia Tenggara. Dimana banyak layanan yang ada di dalamnya," ujarnya kepada Tribun Lampung, Rabu (27/3/2019).

Decacorn adalah julukan bagi startup yang nilai perusahannya (valuasi) di atas US$10 miliar atau setara Rp 140 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.000).

Status ini didapatkan Grab kurang dari 6 tahun setelah perusahaan beroperasi.

Dijelaskannya, ada layanan GrabFood buat untuk yang lapar tapi malas ke luar.

Kemudian GrabExpress layanan pengantaran barang, sampai GrabFresh yang memberikan layanan belanja sayuran dan barang kebutuhan sehari-hari.

Grab Goes to School kembali menyambangi Kota Metro, kali ini giliran SMAN 2 yang dapat sosialisasi dan edukasi layanan Grab Indonesia.
Grab Goes to School kembali menyambangi Kota Metro, kali ini giliran SMAN 2 yang dapat sosialisasi dan edukasi layanan Grab Indonesia. (tribunlampung/Indra Simanjuntak)

Sementara Mereditha siswi kelas 12 SMAN 2 Metro mengaku, adanya Grab sangat membantu mobilitasnya sehari-hari.

Ia mengaku, Grab sangat mudah untuk digunakan, praktis, dan ekonomis.

Sehingga dirinya tidak lagi was-was ketika tidak ada angkutan umum.

"Kalau saya sudah setahun pakai Grab. Mudah dan langsung ke tujuan. Itu sih yang paling enak. Mau kemana gitu kan enggak ribet lagi. Jadi ya sangat membantu," timpal Sefti Dewi, siswi kelas 12 SMAN 2 Metro.

(tribunlampung.co.id/indra simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved