Tribun Pringsewu

Penggunaan Dana Desa di Pringsewu Tergolong Baik

Sepanjang 392.853 meter jalan desa di Kabupaten Pringsewu terbangun berkat dana desa (DD).

Penggunaan Dana Desa di Pringsewu Tergolong Baik
ISTIMEWA
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi me-launching Klinik Pemberdayaan Pekon di Stand DPMP arena Pringsewu Expo, Selasa (26/3/2019) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sepanjang 392.853 meter jalan desa di Kabupaten Pringsewu terbangun berkat dana desa (DD).

Koordinator Pendamping Desa Indra Gunawan mengatakan, penyerapan dana desa di Kabupaten Pringsewu sejak 2015 tergolong cukup baik.

"Hasilnya sudah banyak dirasakan masyarakat Pringsewu," ujarnya.

Selain jalan desa, tambah dia, dari dana desa terbangun drainase sepanjang 145.579 meter, TPT sepanjang 106.754 meter, kemudian saluran irigasi sepanjang 16.704 meter, dan sarana air bersih ada 31 unit.

Serta fasilitas MCK sebanyak 15 unit, sumur bor ada 87 titik, juga pembangunan PAUD hingga 68 unit.

Tidak hanya itu, pembangunan sarana kesehatan berupa 21 posyandu dan 5 polindes, serta BUMDes ada sekitar 126 unit di 126 pekon di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu.

Kejari Pringsewu Selamatkan Dana Desa Senilai Rp 529 Juta

Atas banyaknya manfaat itu, Kabupaten Pringsewu kini telah membentuk Klinik Pemberdayaan Pekon sebagai sarana untuk berkonsultasi masyarakat dalam rangka mengawal dana desa secara on-line.

Klinik tersebut diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Pringsewu.

Klinik Pemberdayaan Pekon di Pringsewu menjadi yang pertama di Provinsi Lampung.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi me-launching Klinik Pemberdayaan Pekon tersebut di Stand DPMP arena Pringsewu Expo, Selasa (26/3/2019).

Fauzi berharap keberadaan klinik dapat meningkatkan transparansi penggunaan dana desa di pekon-pekon yang ada di Kabupaten Pringsewu serta dapat mengedukasi masyarakat terkait dana desa tersebut.

Kepala DPMP Kabupaten Pringsewu Malian Ayub menambahkan, selain sebagai tempat berkonsultasi, keberadaan Klinik Pemberdayaan Pekon ini juga sebagai tempat pengaduan terkait penggunaan dana desa di setiap pekon.

(Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved