Universitas Lampung

Rektor Unila Hasriadi Mat Akin Melakukan Penandatanganan MoU Kerjasama dengan Prodia

Rektor Universitas lampung Prof Hasriadi Mat Akin Melakukan Penandatanganan MoU Kerjasama dengan Prodia

Rektor Unila Hasriadi Mat Akin Melakukan  Penandatanganan  MoU Kerjasama  dengan Prodia
Tribunlampung.co.id/Resky
Rektor 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila  ) menjalin kerja sama dengan PT. Prodia Widyahusada Tbk., Rabu (20/3/2019). Kerja sama bidang pendidikan dan penelitian ini ditandai penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) di ruang sidang utama Rektorat.

Prof Hasriadi Mat Akin Melakukan  Penandatanganan  MoU Kerjasama  dengan Prodia , Rabu (20/3/2019)
Prof Hasriadi Mat Akin Melakukan Penandatanganan MoU Kerjasama dengan Prodia , Rabu (20/3/2019) (Rls/humas)

Penandatanganan dilakukan Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin, Dekan FK Dr dr Muhartono MKes Sp PA dengan Direktur Bisnis dan Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati.

Kegiatan juga dihadiri para wakil rektor, dekan, wakil dekan, direktur pascasarjana ketua lembaga, ketua UPT, kabag, kasubag di lingkungan Unila, serta rombongan Prodia.

Indriyanti mengatakan, saat ini PT Prodia Widyahusada sudah menjalin kerja sama dengan 32 Perguruan Tinggi di Indonesia. Dengan MoU ini, Universitas Lampung menjadi Perguruan Tinggi ke 33 yang berkerja sama dengan Prodia.

FK Unila – Prodia Jalin Kerja Sama
FK Unila – Prodia Jalin Kerja Sama (Rls/humas)

“Bagi Unila, riset dan pendidikan seperti dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Unila melalui riset diharapkan menjadi perguruan tinggi terkemuka”
Pihaknya akan mendukung kemajuan Universitas Lampung di bidang penelitian dan pendidikan. “Misalnya mensupport jurnal-jurnal yang diproduksi Unila sehingga terindeks scopus. Selain itu transfer knowledge pada bidang pengembangan laboratorium,” ujarnya.

Indriyanti mengaku saat ini Prodia memiliki laboratorium terbaik di Asia Tenggara. Selain dibekali sertifikat ISO 27000, laboratorium sudah menggunakan sistem robotik yang diharap bisa meminimalkan human error.

Prof. Hasriadi menambahkan, Universitas Lampung saat ini tengah fokus pada riset. “Bagi Unila, riset dan pendidikan seperti dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Unila melalui riset diharapkan menjadi perguruan tinggi terkemuka,” ujarnya.

Di samping itu Unila saat ini sedang membangun rumah sakit pendidikan dan juga berencana mengembangkan Research Center.

Kerja sama ini merupakan hal yang saling menguntungkan karena ilmu yang paling cepat berkembang yaitu kesehatan. Ini juga sangat bermanfaat untuk kedokteran dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.[RLS/Humas]

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved