Tribun Tulangbawang

Masuk Tahap Roadmap, Jaringan PLN ke Dipasena Terealisasi Tahun Ini

PLN Wilayah Lampung memastikan, pemasangan jaringan listrik ke wilayah Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang akan terealisasi tahun ini.

Masuk Tahap Roadmap, Jaringan PLN ke Dipasena Terealisasi Tahun Ini
Tribun Lampung/Endra Zulkarnaen
ILUSTRASI Pintu air yang dibangun masyarakat Dipasena secara swadaya menghabiskan dana Rp 1,3 miliar. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - PLN Wilayah Lampung memastikan, pemasangan jaringan listrik ke wilayah Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang akan terealisasi tahun ini.

Hal ini menyusul keluarnya surat dari PT CPP yang menjawab surat resmi yang dilayangkan PLN Lampung yang meminta izin untuk penggunanaan infrastruktur jaringan PLN diwilayah pertambakan Bumi Dipasena.

Humas PLN wilayah Lampung,Gilang Permata mengatakan, proyeksi pemasangan jaringan listrik di wilayah Dipasena memang sudah masuk roadmap (peta jalan) listrik desa (lisdes) PLN wilayah Lampung.

Petambak Dipasena Kembali Bangun Dua Pintu Air Senilai Rp 2,5 Miliar secara Swadaya

Tidak hanya Tulangbawang, tetapi juga mencakup wilayah Mesuji. Gilang memastikan, pasca keluarnya surat balasan dari PT CP Prima, PLN langsung tancap gas untuk memasang jaringan listrik ke wilayah Dipasena.

Surat dari PT CP Prima itu menegaskan untuk memberi akses bagi PLN guna memasang jaringan listrik menggunakan infrastruktur jaringan milik CP Prima. Pemasangan jaringan itu, menurut Gilang, dilakukan bertahap. "Untuk Tulangbawang dan Mesuji sudah masuk roadmaplisdes. Jadi sudah akan dibangun (jaringan listrik) secara bertahap, tahun ini," kata Gilang, Minggu (31/3).

Nafian Faiz, Ketua Perhimpunan Petambak Pengusaha Udang Wilayah Lampung ( P3UW Lampung), baru-baru ini mengatakan, upaya tersebut merupakan langkah maju untuk kehidupan warga Dipasena yang tujuh tahun tidak menikmati arus listrik PLN pasca konflik yang berbuntut hengkangnya PT CPP dari Dipasena.

Petambak Plasma Dipasena Bisa Bangkit dengan Semangat Gotong Royong

Menurutnya, listrik merupakan denyut nadi bagi masyarakat dipasena yang sebagian besar petambak. Ini lantaran listrik merupakan salah satu hal utama untuk petambak dalam berbudidaya udang.

Nafian mengatakan, tanpa arus listrik PLN petambak harus mengeluarkan banyak biaya operasional budidaya udang."Tentu ini juga akan semakin menggairahkan masayarakat dalam kehidupan sosial lainnya," ujarnya.

Pembangunan Cepat Tercapai

Bupati Tulangbawang Winarti mengapresiasi niat baik PT Central Proteina Prima (CPP) yang memberi akses PLN untuk memasang jaringan listrik ke Dipasena.

Menurut Winarti, hal itu merupakan bentuk sinergitas antara pengusaha, pemerintah, dan masyarakat dalam memacu pertumbuhan ekonomi.

"Kalau ada sinergi antara pengusaha, rakyat dan pemerintah dalam suatu wilayah pasti dampaknya membuat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan akan lebih cepat tercapai. Semua elemen saling mendukung, termasuk di Dipasena. Kalau memang demikian pertumbuhan ekonomi akan kembali bergairah di sana," terang Winarti.

Winarti menilai, keberadaan jaringan listrik di wilayah Rawajitu, terutama di Dipasena sangat vital. Ini karena daerah tersebut merupakan wilayah berikat yang mayoritas masyarakatnya petambak udang.

"Kita upayakan jaringan listrik PLN segera bisa terpasang. Bukan hanya Dipasena, tapi juga wilayah Bratasena di Dente Teladas," papar Winarti. Menurut Winarti, ini merupakan komitmen duet Win-Hen yang mengusung program Tulangbawang Terang dalam 25 program Pemkab Tuba.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved