Tribun Lampung Tengah

Bawaslu Lampung Tengah Adakan Media Gathering, Anggap Peran Penting Media pada Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah menggelar Media Gathering dengan insan media

Bawaslu Lampung Tengah Adakan Media Gathering, Anggap Peran Penting Media pada Pemilu 2019
Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah, menggelar Media Gathering dengan insan media setempat, Senin 1 April 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah menggelar Media Gathering dengan insan media setempat, Senin 1 April 2019.

Kegiatan Media Gathering Bawaslu Lampung Tengah digelar di Moon Be Bandarjaya.

Tema Media Gathering Bawaslu Lampung Tengah "Peran Aktif Media Dalam Pengawasan dan Mensukseskan Pemilu Tahun 2019 yang Berintegritas".

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Lampung Tengah Harmono menejelaskan, media sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki peran penting dalam penyelenggaraan Pemilu.

"Kegiatan ini dirasa sangat penting, karena Bawaslu merasa penting menggandeng media untuk memberikan pengertian penyelenggaraan pemilu," ujar Harmono.

Selain itu Harmono menyampaikan, media juga menjadi faktor penting bagi pendididikan demokrasi kepada masyarakat, khususnya bagi penyelenggaraan pemilu.

Sementara Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Lampung, Tamri menjelaskan, fungsi media khususnya di Lampung Tengah perannya sangat sentral terkait luas wilayah dan padatnya penduduk.

"Khususnya di Lampung Tengah, fungsi media itu luar biasa. Salah satu faktor keberhasilan penyelenggaraan pemilu sangat penting, karena demografi dan wilayah yang luas. Tentu Bawaslu tidak bisa melakukan cover tanpa dibantu media," ujar Tamri.

Tak hanya itu, Tamri juga menjelaskan terkait kampanye, para peserta pemilu baik legislatif dan presiden justru fenomenanya berbeda jika dibandingkan lima tahun lalu.

"Kalau sekarang ini aneh. Sebelum waktu masa kampanye tahun ini, sudah ada caleg yang pasang iklan. Tapi justru di masa kampanye ini saya melihat justru sepi para kontestan pemilu yang memasang iklan. Ini fenomenanya berbeda," terang Tamri.

Ia mempertanyakan, apakah media tidak memberikan kesempatan kepada para peserta pemilu untuk beriklan, atau sebaliknya memang caleg yang tidak memanfaatkan waktu kampanye mereka di masing-masing media massa.

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved