Tribun Pringsewu

Polisi Ungkap Motif di Balik Pembacokan Seorang Kakek di Pringsewu

Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi mengatakan, pembacokan itu dilatari masalah dendam.

Polisi Ungkap Motif di Balik Pembacokan Seorang Kakek di Pringsewu
Istimewa
Pargianto (tengah) diamankan di Mapolsek Sukoharjo usai membacok seorang kakek bernama Subadiran, Minggu, 31 Maret 2019. 

Polisi Ungkap Motif di Balik Pembacokan Seorang Kakek di Pringsewu

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SUKOHARJO - Motif pembacokan yang dilakukan Pargianto (35) terhadap seorang kakek bernama Subadiran (60), warga Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, akhirnya terungkap.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi mengatakan, pembacokan itu dilatari masalah dendam.

Pargianto nekat membacok korban secara membabi buta karena masalah warisan. 

"Motifnya masalah dendam, pembagian warisan, masih sama-sama ada hubungan saudara," ujar Kapolsek, Senin, 1 April 2019.

Saat itu, korban bersama istrinya sedang dalam perjalanan pulang dari mencari kayu di kebun miliknya, Minggu, 31 Maret 2019 pukul 09.30 WIB.

Di tengah jalan, keduanya berpapasan dengan Pargianto.

Entah kenapa, tersangka langsung memukuli korban dengan sebilah bambu.

Kemudian tersangka juga membacok korban secara membabi buta.

Seusai Cari Kayu, Kakek asal Pringsewu Dibacok Secara Membabi Buta

Hendak Melerai Gerombolan Remaja Cekcok, Pelajar di Pesawaran Malah Dibacok

Usai melakukan perbuatannya, tersangka langsung melarikan diri.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka sobek di atas telinga sebelah kiri sepanjang 20 cm, luka sobek di kepala bagian belakang sepanjang 10 cm, luka sobek di kepala bagian atas sepanjang 7 cm, dan luka sobek di kepala bagian atas kanan sepanjang 7 cm.

Pargianto ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy mengatakan, pelaku dikenai pasal 351 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan.

"Ancaman hukuman penjara lima tahun penjara," kata Deddy. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved