Tribun Bandar Lampung

Atlet Voli di Lampung Butuh Kejuaraan untuk Tambah Jam Terbang

Minimnya event kejuaraan bola voli di Lampung dinilai jadi penyebab merosotnya prestasi atlet.

Atlet Voli di Lampung Butuh Kejuaraan untuk Tambah Jam Terbang
Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah
Pemain klub Phinisi berlatih di Lapangan Kalpataru, Kemiling, Senin, 1 April 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Minimnya event kejuaraan bola voli di Lampung dinilai jadi penyebab merosotnya prestasi atlet.

Hal itu dikatakan Eva Yuliana, pelatih bola voli putri Lampung.

Menurut dia, atlet membutuhkan kejuaraan untuk mengasah kemampuan dan menambah jam terbang. 

"Di Lampung masih sangat minim event pertandingan. Harusnya per dua bulan atau minimal satu tahun empat kali harus ada event pertandingan," kata mantan atlet voli pantai Lampung di ajang PON 2000 ini kepada Tribunlampung.co.id, Senin, 1 April 2019. 

Eva menjelaskan, pengalaman tampil di kejuaraan sangat memengaruhi penampilan setiap atlet.

Ine Ratu, Milenial Bandar Lampung yang Menyukai Olahraga Voli

Kalah dari Thailand, Voli Putri Indonesia Tetap Lolos

"Diakui maupun tidak, jam terbang itu perlu. Kalau cuma berlatih tanpa ada tujuan (pertandingan), jenuh juga pemainnya," tandasnya. 

Saat ini, kata dia, tidak mudah untuk mendapatkan atlet voli berbakat.

"Anaknya tinggi tapi nggak minat main voli, ya nggak bisa dipaksakan. Makanya saya ajak dulu lihat permainan voli. Kalau tertarik, diajari basic. Kalau memang dia mau, pasti nantinya jadi rutin berlatih tanpa diminta," imbuhnya. (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved