Tribun Lampung Tengah

Uji Kir Dishub Lampung Tengah Dianggap Terbaik di Lampung

Direktorat Perhubungan Provinsi Lampung, melakukan peninjauan kalibrasi peralatan uji ukir di Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Tengah

Uji Kir Dishub Lampung Tengah Dianggap Terbaik di Lampung
Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Direktorat Perhubungan Provinsi Lampung, melakukan peninjauan kalibrasi peralatan uji ukir di Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Tengah, Selasa 2 April 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Direktorat Perhubungan Provinsi Lampung, melakukan peninjauan kalibrasi peralatan uji ukir di Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Tengah, Selasa 2 April 2019. 

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Uji Berkala Direktorat Perhubungan Provinsi Lampung, Turasno menjelaskan, uji peninjauan guna memastikan alat ukur semuanya tetap berfungsi dengan baik.

"Kalibrasi ini untuk memastikan alat ukur akurat. Tadi alat spidometer, pengereman dan uji lampu ketajaman kendaraan semuanya sudah baik," terang Turasno saat dimintai tanggapannya di sela pemantauan.

Ia melanjutkan, kalibrasi Dishub Lampung Tengah sudah dilakukan dan rutin pada tahun-tahun sebelumnya.

Namun, proses yang sudah dilakukan tahun lalu sudah akan selesai masa aktifnya tahun ini.

"(Dishub) Lampung Tengah ini masih menjadi percontohan di Lampung, sejauh ini masih satu-satunya yang mendapat akreditasi (uji kir), walau Bandarlampung kemarin juga sudah dapat. Tapi Lampung Tengah masih yang terbaik," kata Turasno.

Setelah proses kalibrasi hari ini, ke depan pihaknya akan melakukan pengujian Dishub Lampung Tengah untuk program pelayanan online dan terintegrasi di dinas yang dipimpin Syukur Kersana itu.

"Kalau penilaian Dishub Lampung Tengah setelah ini terkait program pelayanan berbasis online terintegrasi. Kami menilai Lampung Tengah sudah siap untuk itu," tandasnya.

Lima Alat Uji KIR Lampura Dapat Sertifikat Kalibrasi dari Kemenhub

Kepala Dishub Lampung Tengah Syukur Kersana menejelaskan, jumlah kendaraan yang melakukan uji kir di kantornya sudah mencapai lebih kurang 70 ribu kendaraan.

Untuk pelayanan terintegrasi ujarnya, Dishub sudah menjalankan kerjasama loket langsung dengan Bank Lampung serta BPJS Ketenagakerjaan.

"Data dari petugas loket (BPJS Ketenagakerjaan), Januari sampai Maret 2019 ini sudah sebanyak 760 pemohon kita layani," tandasnya. 

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved