Fenomena Baru Pascatsunami, Banyak Penyu Terlihat di Dermaga Pulau Sebesi

Pasca erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu tsunami pada 22 Desember 2018 silam, kini banyak ditemui penyu di dermaga Pulau Sebesi.

Fenomena Baru Pascatsunami, Banyak Penyu Terlihat di Dermaga Pulau Sebesi
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Ilustrasi - Anak penyu (tukik) di kolam penangkaran kawasan Pantai Minang Rua, Desa Klawi, Kecamatan Bakauheni. 

Fenomena Baru Pascatsunami, Banyak Penyu Terlihat di Dermaga Pulau Sebesi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Sebuah fenomena baru muncul di dermaga Pulau Sebesi yang berada di dekat Gunung Anak Krakatau.

Pasca erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu tsunami pada 22 Desember 2018 silam, kini banyak ditemui penyu di dermaga Pulau Sebesi.

Menurut Umar, warga yang juga penggiat wisata Pulau Sebesi, fenomena ini terlihat pasca erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebelumnya, kata dia, pemandangan itu tidak pernah terjadi.

“Benar, sekarang memang banyak terlihat penyu di sekitar dermaga. Sebelumnya jarang terlihat,” kata dia, Kamis, 4 April 2019.

Penyu-penyu tersebut mulai dari spesies penyu belimbing dan lainnya dengan ukuran beragam.

Penyu-penyu ini terlihat cukup jinak.

UPDATE TSUNAMI LAMPUNG - Terdampak Tsunami, Belasan Penyu Sisik Terdampar di Pantai Ketang

Ratusan Anak Penyu Hasil Penangkaran di Pantai Minang Rua Segera Dilepas ke Laut

Bahkan, warga kerap memberikan pisang untuk penyu-penyu tersebut.

“Penyu-penyu ini terlihat cukup jinak juga. Karena sering diberi pisang oleh warga,” ujar Umar.

Dia menduga penyu-penyu itu memiliki habitat ada di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Tak pelak, fenomena tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Beberapa wisatawan luar menikmati hadirnya penyu-penyu di sekitar dermaga Pulau Sebesi. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved