Sopir Berharap Tarif Tol Lampung Tidak Lebih Mahal dengan di Jawa

Para pengendara berharap tarif Tol Lampung atau Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), tidak lebih mahal dari tarif tol di Pulau Jawa.

Sopir Berharap Tarif Tol Lampung Tidak Lebih Mahal dengan di Jawa
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Gerbang Tol Lampung di Desa Sukamarga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Sopir Berharap Tarif Tol Lampung Tidak Lebih Mahal dengan di Jawa. 

Sopir Berharap Tarif Tol Lampung Tidak Lebih Mahal dengan di Jawa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Para pengendara berharap tarif Tol Lampung atau Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, tidak lebih mahal dari tarif tol di Pulau Jawa.

“Kalau bisa tarifnya tidak jauh lebih mahal dari tol di Jawa. Kalau tidak, sama dengan yang di Jakarta. Tetapi tidak terlalu mahal,” terang Sihombing, sopir bus lintas pulau, kepada Tribunlampung.co.id, Kamis, 4 April 2019.

Menurut pria asal Medan itu, kehadiran Tol Lampung sangat dirasakan dampak positifnya.

Hal sama dikatakan Sandro, sopir truk.

Menurut dia, waktu tempuh dengan melintasi Tol Lampung jadi jauh lebih cepat.

“Kalau kita para sopir truk tentu sangat senang dengan hadirnya jalan tol. Karena selain bisa lebih cepat, pastinya lebih aman. Tidak ada lagi istilah gangguan preman jalan yang minta uang ke sopir truk,” kata sopir asal Bekasi, Jawa Barat ini.

Hanya, mereka berharap tarif Tol Lampung tidak jauh lebih mahal dibandingkan di Jawa.

Tarif Sudah Sudah Ada, Tol Lampung Dilintasi 13 Ribu Unit Mobil per Hari

Karena jika jauh lebih mahal, tentu akan menambah biaya operasional sopir.

“Kita kita belum tahu pasti besaran tarifnya. Tetapi harapan kita janganlah jauh lebih mahal dari tol di Jawa,” ujar dia.

Halaman
123
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved