Polhut Amankan 2 Terduga Pemburu Rusa di Taman Nasional Way Kambas

Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, mengamankan dua terduga pemburu hewan rusa.

Polhut Amankan 2 Terduga Pemburu Rusa di Taman Nasional Way Kambas
Istimewa
Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas Subakir (baju merah) saat meninjau kawasan hutan TNWK di Lampung Timur, 25 Agustus 2016. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, mengamankan dua terduga pemburu rusa di TNWK, Rabu (3/4/2019). Dua terduga ini tertangkap di Rawa Kerek, kawasan hutan lindung TNWK.

Kepala Balai TNWK Subakir menjelaskan, dua terduga pemburu rusa itu berinisial S dan T.

"Benar. Kami amankan (Rabu) tadi pagi, pukul 05.30 WIB," katanya melalui ponsel.

Pihaknya menyerahkan dua terduga pemburu rusa tersebut ke Polres Lamtim.

"Sudah kami kirim. Masih dalam proses penyidikan di Polres Lamtim," ujar Subakir seraya menyatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan melakukan penyidikan dan penahanan.

Subakir mengungkapkan, penangkapan keduanya bermula dari informasi warga yang menyebut ada sekelompok pemburu masuk kawasan hutan TNWK.

"Selasa (2/3/2019) sore pukul 17.30 WIB, tim melakukan persiapan untuk masuk ke dalam kawasan TNWK, untuk menindaklanjuti informasi itu," katanya.

Dengan berkendara mobil, tim sampai di Pos Rawa Bunder pada Selasa malam sekitar pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, beber Subakir, tim berjalan kaki menuju Rawa Kerek untuk melakukan pemantauan.

"Baru pukul 05.30 WIB, tim polhut mendapati dua terduga pemburu. Tim langsung menyergap," ujarnya.

Dari hasil penyergapan, tim mendapati dua ekor rusa jenis kijang dan satu ekor rusa jenis napo dalam satu kantong.

"Tim juga menyita barang bukti dua unit senapan angin kaliber 5,5 beserta 100 butir peluru, dua bilah golok, kompas, dan pompa angin," kata Subakir.

Ia menegaskan, penangkapan ini sebagai bukti tidak ada toleransi bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran di kawasan TNWK.

"Siapa saja yang terlibat pelanggaran di Taman Nasional Way Kambas, tidak akan ada toleransi, apalagi perburuan," ujaranya seraya menyebut dua terduga itu terancam pasal 21 ayat 2 huruf a dan pasal 33 ayat 3 Undang-undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Risa Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved