Tribun Tulangbawang Barat

Gara-gara Badik Warga Tiyuh Kibang Diancam 10 Tahun Penjara

Aparat Polsek Lambu Kibang berhasil menangkap MA (22), yang tertangkap tangan tanpa hak telah menguasai dan membawa sajam yang bukan profesinya

Gara-gara Badik Warga Tiyuh Kibang Diancam 10 Tahun Penjara
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pisau. 

Gara-gara Badik Warga Tiyuh Kibang Diancam 10 Tahun Penjara

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMBU KIBANG - Aparat Polsek Lambu Kibang berhasil menangkap MA (22), yang tertangkap tangan tanpa hak telah menguasai dan membawa sajam yang bukan profesinya.

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Abdul Malik, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap pada Sabtu (6/4), sekitar pukul 13.00 WIB, di jalan poros Tiyuh/Kampung Gunung Sari.

Kebiasaan Bawa Badik, Pemuda di Tulangbawang Barat Ditangkap Polisi

"MA yang berprofesi tani, merupakan warga Tiyuh Kibang Yekti Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Tulangbawang Barat," ujar Iptu Malik, Senin (8/4)

Pelaku tertangkap saat polisi menggelar patroli rutin pencegahan C3 (curas, curat dan curanmor) di wilayah hukum Polsek Lambu Kibang.

Dua Pelajar SMK Dibekuk Kedapatan Bawa Badik Saat Akan Tawuran

Sebelum penangkapan, polisi curiga dengan gerak-gerik dua pria yang sedang bediri di pertigaan Tiyuh Gunung Sari. Akhirnya petugas mengambil langkah penggeledahan.

"Ditemukan sajam jenis badik warna putih dengan sarung coklat yang diselipkan MA di pinggang kirinya. Pelaku berikut BB (barang bukti) dibawa ke Mapolsek Lambu Kibang," terang Iptu Malik. Pelaku akan dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved