Tribun Tulangbawang

Jelang Pemilu 17 April, Winarti Ingin Warga Tuba Tetap Kompak

Bupati Tulangbawang Winarti mengajak masyarakat untuk tidak terpecah belah karena Pemilu 17 April mendatang.

Jelang Pemilu 17 April, Winarti Ingin Warga Tuba Tetap Kompak
IST
Bupati Winarti saat peresmian Masjid Jami Darussalamah di Kampung Sidodadi, Kecamatan Penawarta Tama, Selasa (9/4) 

Jelang Pemilu 17 April, Winarti Ingin Warga Tuba Tetap Kompak

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Bupati Tulangbawang Winarti mengajak masyarakat untuk tidak terpecah belah karena Pemilu 17 April mendatang.

Winarti meminta masyarakat tetap menjaga kekompakan dan silaturahmi.

Menurutnya, perbedaan pandangan dan pilihan politik merupakan hal biasa dalam negara demokrasi yang dianut Indonesia.

Bupati Tulangbawang Winarti Ajak Investor Tanam Investasi di Tulangbawang

Namun jangan perbedaan itu lantas membuat jarak yang berujung tercerai berainya persatuan dan kesatuan.

Winarti mengatakan, Pemilu sejatinya dilakukan dengan gembira dan penuh suka cita, bukan dengan kebencian antar sesama.

Jaringan PLN di Area PT CPP, Winarti: Bentuk Sinergi Pemerintah, Pengusaha, dan Warga

"Tinggal menghitung hari lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Pemilu Legislatif secara serentak. Perlu saya ingatkan, pesta demokrasi harus dilakukan dengan gembira, ceria. Jaga keamanan serta ketertiban di kampung masing-masing," terang Winarti, seusai meresmikan Masjid Jami Darussalamah, Kampung Sidodadi, Kecamatan Penawarta Tama, Selasa (9/4).

"Berbeda pilihan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Ada yang pilih A dan ada yang mau pilih B itu biasa. Yang lebih penting kita dapat menjaga persatuan dan kesatuan jangan kita cerai berai setelah pemilu," sambung Winarti.

Dia juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilih pada pesta demokrasi lima tahunan yang akan berlangsung pekan depan itu

"Gunakan hak pilih anda dengan baik, jangan golput, pilihlah pemimpin yang baik bagi Indonesia," paparnya.

Selain Bupati Winarti, peresmian Masjid Jami Darussalamah Penawartama dihadiri Ketua DPRD Tuba Sope'i Azhari, serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Tuba.

Peresmian Masjid Jami Darussalamah juga diisi dengan ceramah KH Maskur Alfaruq dari Unit 4 Tuba.

Masjid Jami Darussalamah dibangun selama tujuh bulan dengan menghabiskan dana sebesar Rp 1,4 miliar.

Dana tersebut berasal dari bantuan pemkab Tulangbawang sebesar Rp 800 juta ditambah bantuan dari Ketua DPRD Sope'i Azhari dan hasil gotong royong dari masyarakat Sidodadi. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved