VIDEO Satpol PP Berikan Surat Teguran pada PKL Jl Imam Bonjol

Satpol PP Bandar Lampung kembali meninjau dan memberikan surat teguran kepada pedagang kaki lima (PKL) yang masih bertahan berjualan di sepanjang

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,  BANDAR LAMPUNG - Satpol PP Bandar Lampung kembali meninjau dan memberikan surat teguran kepada pedagang kaki lima (PKL) yang masih bertahan berjualan di sepanjang trotoar di Jl. Imam Bonjol, Selasa (9/4/2019).

Sebanyak satu peleton anggota Satpol PP Kota Bandar Lampung diterjunkan dengan dipimpin langsung oleh Hamdi Kasi Perencanaan dan Heliansyah Kasi Ops Satpol PP Bandar Lampung bersama jajarannya.

"Kita persuafif sebenarnya selama ini. Kita buatkan teguran pertama hingga kedua dan kasih jarak waktu agar mau bongkar sendiri. Lalu, teguran ketiga kita sesuai peraturan," papar Hamdi.

"Kalau tidak indahkan maka kita bisa menata sendiri satu hari setelah diberi teguran ketiga. Dan ini sudah surat teguran yang ketiga untuk di sini," lanjutnya.

Menurutnya, pemberian teguran yang sudah disampaikan pada hari ini merupakan teguran yang ketiga dan ini memang bandel para PKL di sini.

Lokasi tempat untuk berjualan di sini memang dilarang berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2018 seperti berjualan di depan pertokoan, plaza, depan pasar, di atas parit, trotoar dan sejenisnya tidak boleh berdagang.

"Baik menggunakan gerobak dorong, gerobak tetap, hamparan, menggunakan tenda atau payung dan sejenisnya. Tapi itu bukan kita larang begitu saja, kita peringatkan dulu dan imbau serta kasih teguran. Tapi jika nanti tetap bandel kita bongkar dan tata," jelasnya.

Lanjut Hamdi menerangkan jika para PKL setelah dilayangkan surat teguran ketiga masih tetap bertahan maka akan dilakukan pembongkaran dan dialihkan untuk berdagang tempat peruntukannya.

"Tapi bukan kita yang mencarikan. Jadi silakan mana berdagang untuk peruntukannya dan kita ajak mereka bongkar sama-sama agar tidak kumuh," paparnya.

Pihaknya pada hari ini sebelum ke Jl. Imam Bonjol juga menyisir ke pedagang-pedagang yang menggunakan jalan di wilayah Pasar Pasir Gintung yang diperingatkan dan diberikan teguran.

"Kita tegur dan kasih peringatan. Untuk yang di Pasar Pasir Gintung itu teguran yang pertama. Kita turunkan sebanyak sekitar 30 anggota pada hari ini," terangnya.

Ia mengharapakan dengan digelarnya kegiatan hari ini seluruh pedagang mentaati segala peraturan daerah Pemerintah Kota Bandar Lampung.

"Maka silakan berdagang yang memang untuk peruntukannya. Jadi kalau tempat bukan untuk peruntukannya ya dimohon jangan berdagang di situ. Untuk yang di wilayah Jl. Imam Bonjol lebih dari 200 pedagang yang melanggar," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin/Wahyu Iskandar)

Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved