Tribun Bandar Lampung

Dua Alat Berat Telah Disiapkan untuk Lakukan Perbaikan Sementara di Jalan Ryacudu yang Rusak Parah

Sebanyak dua alat berat diturunkan dalam perbaikan sementara pada kerusakan jalan di sepanjang Jalan Ryacudu, Korpri, Sukarame, Bandar Lampung, Jumat.

Dua Alat Berat Telah Disiapkan untuk Lakukan Perbaikan Sementara di Jalan Ryacudu yang Rusak Parah
tribunlampung.co.id/Eka Ahmad
Perbaikan Jalan Ryacudu yang rusak parah melibatkan dua alat berat, Jumat (12/4/2019) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak dua alat berat diturunkan dalam perbaikan sementara pada kerusakan jalan di sepanjang Jalan Ryacudu, Korpri, Sukarame, Bandar Lampung, Jumat (12/4/2019).

Berdasarkan pantauan Tribun Lampung, alat berat tersebut difungsikan untuk pemerataan terlebih dahulu pada jalan yang mengalami kerusakan parah, seperti di depan Gedung DPD Banteng Muda Indonesia.

Arus kendaraan di dua jalur tersebut, tepatnya di lokasi perbaikan, untuk sementara dialihkan menjadi satu lajur agar mempermudah proses pengerjaan jalan rusak.

Jalan Ryacudu Menuju Pintu Tol Rusak Parah, Warga Minta Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

Perbaikan Jalan Ryacudu yang rusak parah mulai dilakukan sejak Kamis (11/4/2019) kemarin.
Perbaikan Jalan Ryacudu yang rusak parah mulai dilakukan sejak Kamis (11/4/2019) kemarin. (tribunlampung.co.id/Eka Ahmad)

Alhasil, penumpukan kendaraan di dua jalur Jalan Ryacudu tak terhindarkan dan menyebabkan antrean kendaraan sepanjang hingga sekitar 1 km.

Pembantu pengawas, Anca mengatakan, pengerjaan perbaikan jalan rusak di Jalan Ryacudu baru dikerjakan dari Kamis (11/4/2019) kemarin.

"Ya baru mulai kemarin pengerjaan perbaikannya. Kita turunkan dua alat berat untuk pengerjaannya," ungkapnya.

Kemacetan akibat perbaikan Jalan Ryacudu, Jalur 2 Korpri, Bandar Lampung
Kemacetan akibat perbaikan Jalan Ryacudu, Jalur 2 Korpri, Bandar Lampung (tribunlampung.co.id/Eka Ahmad)

Menurutnya, pengerjaan dilakukan di tiga titik yang memang mengalami kerusakan berat.

"Jadi yang diperbaiki yang parah-parah dulu. Perbaikan sementara dulu. Di dalam kan padat jadi kita keruk dan ratakan dulu dengan base (batu split)," pungkasnya.

(tribunlampung.co.id/eka ahmad)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved