Tribun Bandar Lampung

Tenaga Ahli Konstruksi Masih Kurang, Lulusan Unila Diharapkan Aktualisasikan Ilmunya

Sampai saat ini ahli bidang konstruksi ini masih kurang termasuk mungkin di daerah juga

Tenaga Ahli Konstruksi Masih Kurang, Lulusan Unila Diharapkan Aktualisasikan Ilmunya
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) menilai bahwa tenaga ahli kontruksi masih kurang.

"Sampai saat ini ahli bidang konstruksi ini masih kurang termasuk mungkin di daerah juga," kata Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin kepada Tribun Lampung, Jumat (12/4/2019).

Makanya dengan kuliah umum  di Unila ini, Burhanuddin berharap para mahasiswa tergugah terutama jurusan Teknik Sipil untuk menjadi ahli konstruksi.

Para lulusan Teknik Sipil, kata Burhanuddin, bisa mengaktualisasikan ilmu yang didapatkan selama kuliah.

Katanya ini demi kepentingan pembangunan di Lampung dan untuk pengembangan SDM yang berasal dari kampus.

"Makanya diharapkan setelah lulus nanti bisa mengarah secara spesialis, seperti jembatan dan juga gedung bangunan," ujarnya.

Tidak dipungkiri, kata Burhanuddin, bahwa pembangunan saat ini memang didominasi pembangunan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur, menurutnya, tidak bisa dimanfaatkan dengan waktu yang cepat melainkan membutuhkan waktu yang panjang.

"Adanya revolusi industri 4.0 sarat dengan penggunaan teknologi sehingga harus direspon dengan kesiapan data dan SDM yang memadai," ucap Burhanuddin.

Apalagi, lanjutnya, jika melihat jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat dari data LPJKN per April 2019 mencapai 627.500 orang.

Terdiri dari 429.588 orang tenaga terampil dan 197.892 tenaga ahli atau baru sekitar 7,6 persen dari total jumlah tenaga kerja konstruksi sebesar 8,3 juta orang.

Warek III Unila Prof Karomani mengatakan kalau dirinya sangat percaya kepada lulusan Unila ini siap menghadapi tantangan tersebut.

Adapun manfaatnya dari kuliah ini harapanya mahasisiwa ini bisa mengetahui arah konstruksi saat ini seperti apa.

"Sehingga nantinya tidak ada lagi yang menganggur setelah wisuda dan ini kita sangat menyambut baik adanya kuliah umum yang dipaparkan pemateri," katanya.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved