Tribun Pesisir Barat

Inilah Alasan KPU Pesisir Barat Angkut Logistik TPS Menuju Way Haru Pakai Gerobak Sapi

KPU Pesisir Barat membenarkan mereka membawa logistik dari kecamatan menuju desa di Way Haru menggunakan gerobak sapi.

Inilah Alasan KPU Pesisir Barat Angkut Logistik TPS Menuju Way Haru Pakai Gerobak Sapi
TribunLampung/Beni Yulianto
KPU Pesisir Barat menggunakan gerobak sapi untuk mengantarkan logistik pemilu 2019 ke Way Haru. 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KRUI – KPU Pesisir Barat membenarkan mereka membawa logistik dari kecamatan menuju desa di Way Haru menggunakan gerobak sapi.

KPU menilai gerobak sapi adalah transportasi paling aman untuk mengangkut logistik TPS.

“Posisi sekarang ini curah hujan cukup tinggi, kalau pakai motor dikuatirkan kecelakaanm terpeleset atau jatuh, kalau jatuh takut rusak. Karena itu kita berkoordinasi Panwascam, PPK, dan TPS 4 pekon di Way haru memutuskan menggunakan gerobak. Alat transportasi itu dinilai paling aman,” kata anggota KPU Pesisir Barat, Yulianto melalui ponsel, Senin (15/4/2019).

VIDEO - Akibat Medan yang Sulit, Pengiriman Logistik Pemilu 2019 ke Way Haru Pesbar Pakai Gerobak

Pengantaran logistik Pemilu 2019 ke Way Haru butuh perjalanan menembus bibir pantai
Pengantaran logistik Pemilu 2019 ke Way Haru butuh perjalanan menembus bibir pantai (TribunLampung/Beni Yulianto)

Pendistribusian logsitik dari kecamatan menuju Way Haru, menurut dia, dilakukan pada Minggu (14/4/2019).

Saat ini posisi logistik mulai didistribusikan ke TPS masing-masing di Way Haru.

“Tidak ada yang basah, atau rusak. Dalam perjalanan kemarin memang sudah dibungkus plastik semua, kita juga sudah menyiapkan satu kantong plastik besar sebagai tambahan kalau dalam perjalanan ada hal-hal tidak diinginkan. PPK dan Panwascam yang mengawasi sudah kembali keluar ke Bengkunat (kecamatan) sekitar pukul 14.00 WIB tadi,” tandasnya.

Perjalanan membawa logsitik menggunakan gerobak ini, kata Yulianto berlangsung sekitar 4-5 jam.

“Perjalanan dari Pasar Way Heni ke Pekon Bandar Dalam, empat sampai lima jam, kalau biasa pakai ojek 1,5 jam tapi ini menggunakan gerobak jadi lebih lama. Kita juga dibantu kepolisian sehingga pendistribusian logisktik berlangsung lancar,” pungkasnya.

(tribunlampung.co.id/beni yulianto)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved