Risma dan Warga di Kampung Terbanggi Subing Tambal Jalan Rusak

Risma dan Warga di Kampung Terbanggi Subing Tambal Jalan Rusak dan Berlubang

Risma dan Warga di Kampung Terbanggi Subing Tambal Jalan  Rusak
Tribun Lampung/Samsir Alam
Risma dan Warga di Kampung Terbanggi Subing Tambal Jalan Rusak 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Selesainya pengerjaan ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Lampung Tengah, menyisakan persoalan tersendiri khususnya bagi kondisi jalan yang dilewati proyek pembangunannya.

Salah satunya di Kampung Terbanggi Subing, Kecamatan Gunung Sugih.

Meski sempat mengalami gejolak yang berakibat dilakukan pembelokiran kendaraan proyek oleh warga di Kampung itu pada pertengahan 2018 lalu, akhirnya jalan penghubung Gunung Sugih-Punggur-Metro itu diperbaiki oleh pihak pengelola JTTS.

Namun, pengerjaan perbaikan jalan hingga lima kilometer yang dilakukan Desember 2018 lalu, kini kondisinya sudah mengalami kerusakan kembali.

Jalan di kampung itu kembali bergelombang dan berlubang hingga satu kilometer.

Akibatnya, warga kembali mengeluhkan kondisi tersebut dan kembali menuntut perbaikan.

Pasalnya, warga menilai perbaikan yang dilakukan pihak pengerja ruas JTTS saat itu tidak maksimal dan dikerjakan asal-asalan sehingga jalan kembali rusak berlubang.

Tak ingin menunggu lama kondisi kerusakan di jalan provinsi itu, warga setempat yang digagas oleh Remaja Islam Masjid (Risma) di Kampung Subing melakukan perbaikan.

Untuk menambal jalan mereka bahkan melakukan dengan swadaya dan mengunakan uang kas masjid.

Halaman
12
Penulis: syamsiralam
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved