Tribun Lampung Selatan

ASDP Sampaikan Alasan H-1 Pemilu 2019 Arus Penyeberangan Bakauheni Lenggang

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan menegaskan, pihaknya tetap akan memberikan perhatian pengamanan Pelabuhan Bakauheni.

ASDP Sampaikan Alasan H-1 Pemilu 2019 Arus Penyeberangan Bakauheni Lenggang
tribunlampung.co.id/dedi sutomo
Ilustrasi. Rincian Fasilitas Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni dan Merak, Anjungan Agung dan Sosoro. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Arus penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni H-1 Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 terpantau normal.

Tidak ada peningkatan arus penumpang atau kendaraan di objek vital tersebut di dermaga eksekutif dan reguler, Selasa (16/4/2019).

Penyeberangan di dermaga eksekutif relatif normal".

"Tidak ada peningkatan arus penyeberangan yang signifikan dari Sumatera ataupun Pulau Jawa,” terang Asisten Manajer Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni Aman Jaya.

Hal senada disampaikan Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap.

2021 Lampung Selatan Target Jadi Kabupaten Ramah Anak

Berdasarkan data perusahaan ini, penumpang pejalan kaki terpantau normal 1.200 orang per hari dan kendaraan semua tipe rata-rata 3.000 unit per hari yang menyeberang di Pelabuhan Bakauheni.

Menurutnya, libur Pemilu serentak tahun ini tidak banyak warga yang merupakan pekerja di Jakarta pulang untuk menggunakan hak pilihnya.

Alasan lain kemungkinan warga asal Lampung atau daerah lainnya telah meminta pindah coblos sehingga tidak perlu pulang.

“Apalagi, Kamis besoknya sudah akan kembali kerja seperti biasa".

"Sehingga waktu libur sehari dinilai terlalu singkat bagi mereka,” ujar Saifulahil.

Distribusi Logistik Pemilu di Lampung Selatan 12-13 April

Terpisah, Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan menegaskan, pihaknya tetap akan memberikan perhatian pengamanan Pelabuhan Bakauheni.

Tidak ada pengurangan personel meski sebagian besar anggota polisi akan terlibat dalam pengamanan pelaksanaan pemilu serentak hari ini.

Menurutnya, Pelabuhan Bakauheni objek vital jalur penghubung Pulau Sumatera dan Jawa.

Jalur penyeberangan ini kerap dimanfaatkan jaringan pengedar narkoba lintas pulau untuk menyelundupkan paket barang haram tersebut. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved