Pemilu 2019

Bawaslu Lampung Tengah Tangani Dugaan Bagi Sembako dan Uang oleh Timses Caleg 2019

Bawaslu Lampung Tengah Tangani Dugaan Bagi Sembako dan Uang oleh Timses Caleg 2019

Bawaslu Lampung Tengah Tangani  Dugaan Bagi Sembako dan Uang oleh Timses Caleg  2019
Tribun Lampung/Syamsir Alam
Ketua Divisi Pencegahan Bawaslu Lamteng Edwin Nur 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,TERBANGGIBESAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah sedang menangani  dugaan kasus pembagian sembako dan uang oleh tim sukses calon legislatif (caleg).

Saat ini, kedua pelanggaran itu masih dalam penyelidikan pengawas penyelengara Pemilu itu.

Ketua Divisi Pencegahan Bawaslu Lamteng Edwin Nur, 16 April 2019 menjelaskan, temuan pertama pihaknya di Kampung Kuripan, Kecamatan Padang Ratu pada 13 April lalu.

Pihaknya mendapatkan adanya tim sukses (Timses) yang membagikan amplop kepada warga.

"Hasil penelusuran Panwascam ditemukan ada tim (caleg) di Kampung Kuripan, Kecamatan Padang Ratu yang membagikan 40 amplop berisi uang Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu kepada warga. Amplop itu disebarkan oleh Timses salah satu Caleg DPRD kabupaten (Lamteng) Dapil IV," terang Edwin Nur.

Temuan kedua terjadi di Kecamatan Bandar Surabaya.

Bawaslu Lamteng mendapatkan informasi akan adanya pembagian sembako oleh Timses Caleg, kemudian informasi itu diteruskan kepada Panwascam Bandar Surabaya.

"Malam 14 April Panwascam sambil patroli, lalu kemudian mendapati empat orang berboncengan motor membawa empat kardus besar, dan saat diberhentikan kemudian didapati di dalamnya berisi sembako dan 79 bungkus minyak makan," ujarnya.

Lebih lanjut Edwin mengatakan, di dalam kardus juga ditemukan stiker bergambar salah seorang Caleg DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Tengah.

Kemudian, barang bukti diamankan di Sekretariat Panwascam Bandar Surabaya, dan pembawa sudah dilakukan pendataan.

Terhadap dua kasus yang didapati itu, Bawaslu Lamteng menjelaskan pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan mengkaji  kembali temuan itu.

"Kalau ada unsur pidananya jelas akan kita registrasikan ke Sentra Gakkumdu. Namun sampai saat ini kita masih melakukan pengkajian perkara terlebih dahulu," ujarnya.

Kemungkinan pemanggilan terhadap para pelaku atau Caleg yang disebut dalam kasus pembagian uang dan sembako, Edwin menyatakan pihaknya masih ada waktu hingga satu pekan untuk menyelidiki dan memanggil caleg yang dimaksud.

"Masih ada 7 hari ( memanggil pelaku), akan kita selidiki, kalaupun memang sampai setelah pemilu tetap akan kita proses," pungkas Edwin Nur.(Tribun Lampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved