Tribun Bandar Lampung

Gundukan Bekas Galian PDAM di Jalan Cut Nyak Dien Dekat Rumah Wali Kota Bahayakan Pengendara

Sebuah gundukan bekas galian pipa PDAM di Jalan Cut Nyak Dien, TanjungKarang Pusat, dekat rumah pribadi Wali Kota Bandar Lampung dikeluhkan warga.

Gundukan Bekas Galian PDAM di Jalan Cut Nyak Dien Dekat Rumah Wali Kota Bahayakan Pengendara
TribunLampung/Romi Rinando
Sebuah gundukan bekas galian pipa PDAM di Jalan Cut Nyak Dien dikeluahkan warga karena banyak sebabkan kecelakaan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sebuah gundukan bekas galian pipa PDAM yang berada di Jalan Cut Nyak Dien, TanjungKarang Pusat, tepatnya dekat rumah pribadi Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, dikeluhkan pengendara.

Sebab, gundukan tersebut sangat membahayakan pengendara yang melintas.

Bahkan tidak sedikit pengemudi motor nyaris kecelakaan akibat kaget dengan gundukan yang berada di dekat tingkungan Jalan Cut Nyak Dien tersebut.

“Sudah banyak motor hampir kecelakaan karena kaget ada gundukan itu,” ujar Edwar, salah satu warga Palapa, Selasa (16/4/2019).

Pipa PDAM Bocor di Jalan Cut Nyak Dien Gang Rukun

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Bandar Lampung Dedy Sutiyoso mengaku, gundukan tersebut sebenarnya bekas galian milik PDAM dan sudah dilakukan perbaikan oleh PU.

“Jalan itu sudah kami cor, dan lapis dengan aspal. Tapi karena dekat pipa PDAM yang bocor, aspal tidak nempel, makanya ada gundukan begitu,” jelas Dedy, Selasa (16/4/2019).

Dia mengatakan, pihaknya sudah berupaya menambal jalan tersebut agar meminimalisir kecelakaan, bahkan dikerjakan pada malam hari.

“Kita sudah lembur nambal itu, tapi karena pipa air PDAM bocor, penambalan tidak maksimal. Harusnya PDAM itu yang tanggungjawab, karena mereka yang bongkar” pungkas Dedy.

Sementara Kabag Sekretariat PDAM Way Rilau Gunawan, membantah jika kebocoran di titik tersebut akibat pekerjaan PDAM.

Namun, ia mengaku pihaknya sudah menurunkan tim untuk mengecek kebocoran tersebut.

"Tim distribusi sudah turun, sudah diperbaiki, sekarang sudah tidak bocor. Memang ada gundukan, karena petugas belum sempat memadatkan gundukan bekas galian, karena abis hujan. Itu sudah tidak bocor, kalau masih bocor pasti banjir," kata dia.

(tribunlampung.co.id/ronmi rinando)

Penulis: Romi Rinando
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved