Pemilu 2019

Belum Bisa Coblos karena Kertas Suara Kurang, Ini Pesan Kanjeng Andy Achmad Sampurnajaya dari Lapas

Kehabisan surat suara, puluhan warga binaan lapas (WBL) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandar Lampung belum bisa lakukan pencoblosan.

Belum Bisa Coblos karena Kertas Suara Kurang, Ini Pesan Kanjeng Andy Achmad Sampurnajaya dari Lapas
TribunLampung/Hanif Mustafa
Kanjeng Andi Ahmad belum bisa menoblos 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kehabisan surat suara, puluhan warga binaan lapas (WBL) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandar Lampung belum bisa lakukan pencoblosan.

Alhasil puluhan WBL menunggu kedatangan surat suara yang masih diambil oleh petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di TPS sekitar Lapas.

Tak terkecuali mantan Bupati Lampung Tengah Andy Achmad Sampurnajaya yang juga turut menunggu kedatangan surat suara.

"Iya mau nyoblos, tapi ini masih nunggu, suratnya kebetulan habis, jadi nunggu datang lagi," ungkap Kanjeng sapaan akrabnya, Rabu 17 April 2019.

Kanjeng pun mengeluh, dari seribu lebih WBL hanya 400an WBL yang mendapat kesempatan untuk melakukan pencoblosan.

"Permasalahannya mereka hanya memilik KTP lama, sedang perekaman EKTP baru baru ini, sudah ada berapa suara hilang?" ujar Kanjeng.

Kendati demikian, Kanjeng berharap pemilu kali ini, siapapun pemenangnya pemerintah gak boleh memihak.

"Kalau seumpama Prabowo menang, ya harus independen (pemerintah) gak boleh memihak," ungkapnya.

Kertas Suara di Lapas Rajabasa Kurang hingga Zainudin Hasan Marah-marah, Ini Jawaban KPU Lampung

Kanjeng pun menanggapi perang hoax yang terjadi tidak bisa mempengaruhi kehendak Tuhan.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved