PT KAI Divre IV

Kereta Api Babaranjang, Buah Manis Kerjasama PT KAI dengan PT Bukit Asam

Kereta api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) adalah kereta api jenis barang yang mengangkut batu bara milik PT Tambang Batubara Bukit Asam.

Kereta Api Babaranjang, Buah Manis Kerjasama PT KAI dengan PT Bukit Asam
Advetorial
Kereta Api Babaranjang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kereta api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) adalah kereta api jenis barang yang mengangkut batu bara milik PT Tambang Batubara Bukit Asam.

Keberadaan kereta api babaranjang ini sebagai wujud kerja sama antara Bukit Asam dengan PT Kereta Api Indonesia.

Kereta api ini diluncurkan sebagai realisasi proyek Kelompok Proyek Pengembangan Pengangkutan Batu Bara Kereta Api (KP3BAKA), dan pada akhirnya kereta api disepakati sebagai angkutan utama batu bara relasi Tanjungenim-Tarahan yang sekarang dikenal dengan sebutan Babaranjang.

Angkutan kereta api dari Tanjung Enim dan Baturaja menuju Pelabuhan Tarahan ini menggunakan sistem cost insurance freight (CIF).

Artinya, batu bara yang diangkut merupakan tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia.

Karena kondisi jalan lintas Sumatera dan angkutan sungai di Sumatera Selatan tidak layak, terutama pada Sungai Musi yang bisa mengakibatkan transportasi terhambat karena sedimentasi, sehingga kereta api jadi pilihan utama untuk mengangkut batu bara produksi dari PT Bukit Asam.

Adapun KA Babaranjang ini berguna untuk memasok batu bara untuk PLTU Suralaya di Banten yang merupakan salah satu pemasok listrik utama di Pulau Jawa.

Dan batu bara yang menjadi bahan bakar PLTU tersebut, selama ini memang sepenuhnya dipasok Bukit Asam.

Dari Tanjung Enim, batu bara diangkut Babaranjang ke Tarahan, seterusnya dibawa dengan kapal ke Suralaya.

Diperkirakan, KA Babaranjang ini menjadi tambang uang PT Kereta Api Indonesia (KAI), karena kabarnya, laba yang diraup oleh PT KAI dari angkutan batu bara di Sumatera ini setiap tahunnya dapat menutup biaya operasional KA-KA penumpang di Pulau Jawa.

Halaman
12
Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved